• berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion

5 Kunci Sukses Milan Musim Ini

Serie A baru saja merampungkan giornata ke 35-nya. AC Milan, yang menang 1-0 atas Bologna, terpaksa harus menunda perayaan gelar juaranya selama kurang lebih satu pekan kedepan. Hal itu dikarenakan sang pesaing terdekat sekaligus rival sekota Inter Milan juga berhasil meraup poin penuh.

Namun itu bukan suatu masalah, karena pesta perayaan scudetto pertama sejak 2004 bagi Milan ibarat hanya tinggal menunggu waktu. Serie A kini hanya menyisakan tiga pertandingan dan Milan hanya membutuhkan tambahan satu angka saja. Bisa dipatikan 99,9% pesta scudetto musim ini akan bertema Merah-Hitam. Satu-satunya musuh Milan yang dapat menggagalkan perayaan scudetto adalah diri mereka sendiri.

Apa yang membuat Milan sanggup meraih merajai Serie A musim ini? Berikut adalah lima kunci dibalik suksesnya Milan musim ini:

Massimiliano Allegri

Mustahil mengesampingkan peran seorang pelatih dibalik tiap kesuksesan yang diraih sebuah klub. Allegri pun membuktikannya. Datang dari Cagliari untuk menggantikan Leonardo, Allegri diberikan sebuah tim yang dihuni banyak pemain kaliber dunia. Tapi Allegri menunjukkan siapa bos yang sebenarnya. Ia cepat beradaptasi dengan situasi di Milanello dan tidak takut untuk merubah identitas permainan Milan. Tidak ada pemain bintang yang tidak tersentuh. Dan kerja kerasnya sudah mulai menunjukkan hasil. Trofi pertamanya bersama Milan sedang dalam perjalanan.    

Zlatan Ibrahimovic

“Ada beberapa pemain yang sanggup merubah sebuah tim dan hasil akhir pertandingan dalam tempo yang singkat. Ibrahimovic adalah salah satu diantaranya.” Kalimat itu terlontar dari Luciano Moggi, sang mantan direktur Juventus yang reputasinya sebagai mahaguru transfer sudah tersohor. Moggi adalah orang pertama yang memperkenalkan Ibra dengan kancah Serie A. Ia memboyongnya dari Ajax pada musim panas 2004. Rasanya tidak perlu lagi bukti statistik yang menunjukkan betapa Ibra adalah bahan bakar oktan tinggi yang lancar menggerakkan laju mesin Milan dalam mengarungi belantara Serie A musim ini.

Bursa transfer Januari

Inilah periode dimana Milan melakukan bisnis terbaiknya yang kelak terbukti vital di akhir musim. Rossoneri mendatangkan Mark van Bommel secara cuma-cuma dari Bayern Munich, membeli Urby Emanuelson dari Ajax dan menyelamatkan karir Antonio Cassano dari Sampdoria. Van Bommel terbukti sanggup menggantikan peran Pirlo yang jarang terlihat sepanjang musim ini karena cedera. Emanuelson adalah pemain serba bisa yang sanggup mengisi hampir setiap slot di lini tengah. Sementara Cassano memberi pasokan energi dan kreativitas ekstra di lini serang Milan. Adriano Galliani pantas mendapat acungan jempol di poin ini.  

Konsistensi Pertahanan

Milan sudah memuncaki klasemen sejak 20 November silam dan belum sekalipun tergusur. Hasil akhir yang buruk memang sesekali terjadi, namun itu hanya menjadi halangan minor karena Milan selalu sanggup bangkit usai menuai hasil negatif. Gawang Milan yang hanya kemasukan 23 gol hingga saat ini menjadikan mereka tim dengan pertahanan terbaik di liga. Hal ini diamini oleh Allegri. “Tim ini mengalami kemajuan pesat di sektor pertahanan terhitung sejak bulan Januari. Biasanya tim dengan pertahanan terbaik akan memenangi liga.”

Silvio Berlusconi

Saat Adriano Galliani menyebut kunci sukses Milan musim ini adalah Silvio Berlusconi, dapat dengan mudah kita menyebut komentarnya itu berbau politis. Tapi jika dicermati lebih jauh lagi, omongan Galliani ada benarnya. Tanpa kekuatan finansial dari Berlusconi, akan sulit bagi Milan untuk masif berpartisipasi di bursa transfer. Contoh terbaik mungkin ada di nominal 24 juta Euro dan 18 juta Euro yang digelontorkannya untuk membeli Zlatan Ibrahimovic dan Robinho. Milan kini sudah bukan lagi tim yang pelit dalam urusan membeli pemain.