Seharusnya itu ju
ga yang ada di kepala Roman Abramovich saat memutuskan untuk mendatangkan Fernando Torres dari Liverpool pada bulan Januari silam. Harapannya jelas, ketajaman lini depan Chelsea yang sudah dihuni Didier Drogba dan Nicolas Anelka akan semakin bertambah.
Hasilnya? Nyaris tidak terasa. Yang muncul lebih banyak malah celaan dan cercaan karena sang pemain mahal tidak kunjung menciptakan gol. Saat musim lalu berakhir total gol Torres untuk Chelsea adalah…. Satu.
Musim baru pun dimulai. Dan harapan mulai muncul kembali. Dengan adanya manajer baru, diharapkan ketajaman Torres juga bisa kembali. Sayangnya, hingga pekan kelima ini, harapan terus hanya tinggal harapan.
Start Chelsea sama sekali tidak bisa dibilang buruk. Sebelum terjungkal dari Manchester United –satu satunya pertandingan saat Torres menciptakan gol- mereka sukses menang tiga kali dan hanya satu imbang. Belum ditambah hasil positif di Liga Champions.
Jadi, sebenarnya masalah tidak ada dalam tubuh The Blues sendiri. Lalu, ada apa dengan Torres?
Penampilannya sendiri sebenarnya tidak buruk. Dia rajin dalam mencari bola, sering melepaskan tembakan, assist-nya berbahaya, tapi hanya satu yang kurang: mencetak gol. Sayangnya, itu adalah elemen terpenting.
Padahal, jika melihat
bagaimana ia menciptakan gol yang menaklukkan David De Gea kemarin, kemampuannya menghantamkan bola ke gawang masih cukup sempurna. Tapi insiden yang terjadi setelahnya justru seolah menjustifikasi semua cercaan yang muncul pada dirinya sejauh ini.
Berhasil lepas dari perangkap offside, Torres hanya berhadapan satu lawan satu dengan De Gea, dan kiper United ini pun berhasil ia lewati dengan sempurna. Yang ada di depannya? Sebuah gawang kosong. Gol kedua musim ini dan membawa Chelsea bangkit mengejar United? Tidak.
Jumlah gol Torres tertahan di angka 1 untuk musim ini. Dan celaan pun terus mengalir pada dirinya. Kerja keras dan gol cantik yang diciptakannya dalam pertandingan tersebut seolah terlupakan.
Yang pasti, ini masih awal musim. Masih ada kesempatan bagi Torres untuk bangkit. Jika tidak, ada peluang dirinya dipinjamkan ke klub lain pada bursa transfer bulan Januari nanti. Atau malah dibuang di jendela transfer berikutnya lagi? Entahlah.
Ujian perdana kebangkitan Torres adalah saat menghadapi Swansea di Stamford Bridge hari Sabtu ini. Mampukah pemain Spanyol ini menciptakan gol dan membawa Chelsea kembali ke jalur kemenangan?
Let’s make it interesting. Kasi komentar lo soal Chelsea dan Torres pada kolom di bawah. Komentar terbaik akan kita berikan Jersey Original Fernando Torres. Tapi ada satu syarat. Torres harus MENCETAK GOL ke gawang Swansea, and the jersey’s yours.
Ready to take the challenge? Baca terms and conditionnya di sini