Pertandingan ini merupakan pertandingan penting bagi kedua tim, karena kemenangan akan menjaga peluang untuk bisa menempel ketat Manchester United di puncak klasemen.
Pertandingan ini akan menjadi comeback para jenderal masing-masing tim, setelah absen cukup lama Cesc Fabrgas akhirnya bisa kembali ke lini tengah Arsenal. Kembalinya Fabregas tentu membawa angin segar pada skuad asuhan Arsene Wenger tersebut, peran sang kapten bagi timnya sangatlah besar. Selain mampu memberikan umpan-umpan matang, Fabregas juga mampu mencetak gol.

Seperti halnya Fabregas di Arsenal, Chelsea juga akan menyambut kembali kehadiran jenderal lapangan tengah mereka, Frank Lampard. Setelah absen selama empat bulan lamanya, Lampard akan kembali menjadi starter pada pertandingan ini. Sebenarnya Lampard sudah bisa dimainkan pekan lalu, jika saja laga Chelsea kontra Manchester United tidak ditunda karena badai adanya badai salju.
Sejak Agustus silam, Fabregas dan Robin van Persie tak pernah bermain bersama. Kali ini, kedua pemain kunci tersebut kembali akan memperkuat daya ledak pasukan meriam. Selain Van Persie, striker yang baru didatangkan musim ini, Marouane Chamakh, juga akan menjadi andalan Wenger di lini depan.
Selain kembalinya para jenderal masing-masing tim, hal yang paling menjadi sorotan adalah seorang Didier Drogba. Penyerang Chelsea tersebut adalah momok bagi Arsenal, dirinya selalu mampu ’memperkosa’ bek-bek Arsenal dengan selalu mencetak gol setiap kali Chelsea berhadapan dengan tim itu.

Arsenal selalu kalah, apabila Drogba bermain. Terakhir kali Arsenal menang adalah pada musim 2008-2009, ketika The Gunners mampu menaklukkan Stamford Bridge, namun pada saat itu Drogba absen karena cidera.
Pada pertandingan ini, Drogba akan kembali menjadi andalan The Blues untuk bisa mengulang sukses atas rival sekotanya itu. Meskipun belakangan ini kesulitan mencetak gol, Drogba akan menjadi pemain yang paling diwaspadai, khususnya oleh lini belakang Arsenal yang agak rapuh karena tak diperkuat Thomas Vermaelen yang cidera.
Tentu saja akan menjadi motivasi tersendiri bagi Drogba, maupun lini belakang Arsenal untuk jadi ajang pembuktian. Drogba akan berusaha mempertahankan rekornya, yaitu mencetak gol saat menghadapi Arsenal. Lini belakang Arsenal pun berusaha sekuat mungkin untuk membuat Drogba kali ini tak mampu mencetak gol.

Namun Chelsea bukanlah Drogba seorang, kembalinya Lampard ke skuad asuhan Carlo Ancelotti tentu diawaspadai betul oleh Wenger. Lampard bisa menjadi solusi bagi kebuntuan Chelsea, dirinya mampu mencetak gol melalui tendang-tendangan cannon ball dari luar kotak penalti apabila lini depan mereka kesulitan untuk mencetak gol.
Siapakah yang mampu memenangkan pertandingan ini nantinya, karena kemenangan akan menjaga peluang mereka untuk bisa menjadi salah satu kandidat perebutan gelar juara Premier League musim ini. Arsenal saat ini berada di posisi dua klasemen dengan poin 32, hanya unggul satu angka dari Chelsea yang berada di posisi keempat.
Saatnya pembuktian: who’s the real pride of London?