Arsene Wenger Dan Prinsip Belanjanya

May 20, 2011 oleh Malvino Gladwin Mambu
Dilihat sebanyak 28 Kali

Minoritas suporter menginginkan The Gunners mencari pelatih baru musim depan, sedangkan mayoritas menginginkannya bertahan tapi.. ia mengubah filosofinya. Sepertinya masih tak akan terjadi musim panas ini, Wenger meyakinkan bahwa ia butuh satu tahun lagi agar para suporter bersabar bahwa proyeknya selama ini akan sukses.

Daripada mendatangkan bintang dengan harga mahal seperti Karim Benzema, Wenger lebih menyukai pemain yang tak begitu berkilau. Ia menginginkan pemain seperti penyerang Lorient, Kevin Gameiro.

Mereka juga dihubung-hubungkan dengan bek Bolton, Gary Cahill, yang juga diminati Manchester City. Namun sepertinya harganya akan membuat Wenger berpikir-pikir kembali. Begitupun dengan bek Paris Saint-Germain, Mamadou Sakho, yang harganya semakin mahal. Mereka lebih tertarik pada Chris Samba, yang pasti berharga lebih murah.

Scott Parker juga kabarnya menjadi salah satu incaran tim tersebut, namun sepertinya ia akan hijrah ke Tottenham. Wenger tahu betul bahwa skuadnya harus diperkuat, tapi ia akan lebih memilih untuk mendatangkan pemain muda, yang berharga murah, jauh dari para bintang.

Ini semua karena proyeknya, dan prinsip belanja The Professor.

Namun sayangnya, waktu enam tahun tanpa gelar dirasa sangat lama bagi para suporter untuk menunggu lebih lama. Denilson, Manuel Almunia, dan Emmanuel Eboue siap dijual. Sedangkan Andrey Arshavin sepertinya akan kembali ke mantan klubnya, Zenit St Petersburg. Abou Diaby pun sudah mulai tak kerasan di sana, setelah tak lagi menjadi starter musim ini. Jika Arsenal membeli penyerang lain, kemungkinan Nicklas Bendtner atau Marouane Chamakh akan pergi.

Para suporter tak puas jika Arsenal hanya mampu mengamankan tiket ke Liga Champion musim depan, mereka ingin sesuatu yang lebih musim depan. Dan ini adalah ujian yang besar untuk Arsenal, terlebih untuk Wenger. Wenger masih yakin proyek investasi pemainnya akan berhasil, tanpa harus mendatangkan pemain-pemain bintang berharga mahal.

Namun sampai kapan para suporter harus menunggu? Harus berapa lama lagi untuk Arsenal bisa memenangkan sesuatu?

Jika dilihat dari pendapatan klub, Wenger merupakan pelatih yang cukup sukses. Ia mampu memboyong pemain-pemain dengan harga yang relatif murah, dan kemudian merubah mereka menjadi bintang dan menjualnya dengan harga yang mahal.

Tapi apalah artinya semua itu, tanpa sebuah gelar juara?