Setelah finish di peringkat tiga klasemen Premier League musim lalu, otomatis skuad asuhan Roberto Mancini mendapatkan satu tempat untuk berlaga di liga jawaranya Eropa ini. Namun memiliki skuad yang sudah lengkap rupanya tak membuat tim itu puas, buktinya di musim panas ini mereka masih belanja beberapa pemain lagi untuk menambah kekuatan mereka.
Nama-nama seperti Sergio Aguero, Samir Nasri, Owen Hargreaves, dan Gael Clichy adalah wajah-wajah baru yang didatangkan ke Etihad Stadium di musim panas ini. Dengan skuad yang semakin lengkap ini, tentunya kekuatan mereka pun semakin bertambah. Sebagai bukti, di empat pertandingan awal liga mereka membabat habis semua lawan-lawannya dengan sangat meyakinkan. Poin penuh berhasil mereka kump
ulkan, mereka hanya kalah selisih gol dari Manchester United yang mengumpulkan poin sama dan kokoh di puncak klasemen.
Dengan kekuatan yang luar biasa ini, target mereka pun semakin bertambah. Mereka bahkan mengincar gelar Premier League musim ini, ditambah mempertahankan Piala FA yang mereka menangkan musim lalu, dan juga Piala Carling. Bagaimana dengan gelar Liga Champion? City mungkin realistis, bermain di Liga Champion adalah sesuatu yang awam untuk mereka. Bisa lolos dari grup neraka saja adalah hal yang luar biasa.
Ya, di debutnya di Eropa kali ini City langsung dimasukkan dalam grup neraka. Grup yang berisikan klub-klub kuat dari masing-masing liga terbaik. Mereka adalah Bayern Munich (Jerman), Napoli (Italia), dan Villareall (Spanyol). Pada pertandingan perdana Rabu nanti, City akan menjamu Napoli di Etihad Stadium. Setelahnya mereka punya pertandingan domestik bertandang ke Fulham, hari Sabtu besok.
Bermain dengan jadwal yan
g padat adalah hal baru untuk tim ini, karena mereka harus membagi fokusnya ke banyak hal. Dan karena di Premier League mereka berada di papan atas, tentu mereka juga tak mau kecolongan di liga dengan kehilangan poin. Yang menjadi sorotan di sini adalah, apakah tim debutan ini mampu membagi fokusnya ke banyak kompetisi sekaligus? Karena mereka memang belum pernah menjalani hal seperti ini sebelumnya.
Beberapa pemain City memang sudah pernah merasakan bagaimana kerasnya Liga Champion, seperti: Aguero, Nasri, Toure bersaudara, David Silva, dan beberapa pemain lain. Tapi kembali ke Liga Champion dengan kendaraan baru bernama Manchester City tentu adalah sesuatu yang baru untuk mereka. Dengan berbekal pengalaman pribadi mereka di kompetisi ini, mereka diharapkan bisa membimbing rekan-rekannya yang sama sekali awam dengan kompetisi ini.
Mampukah mereka menjalani debutnya di Eropa ini dengan manis? Kemenangan besar atas Napoli bisa menjadi bekal yang cukup untuk meyakinkan diri mereka sendiri bahwa mereka layak diperhitungkan di kompetisi ini. Dengan berbekal skuad yang sangat lengkap seperti itu, tentu saja mereka mampu melakukannya. Prove it then!