Pekan lalu Bolton terlibat pertarungan yang seru dengan Sunderland yang diwarnai dengan permainan terbuka meski harus kalah 1-0 akhirnya. Tapi Owen Coyle bisa mengambil kredit dari permainan timnya yang bertahan dan menyerang dengan baik. Pada akhirnya mereka hanya kalah oleh kecemerlangan kiper Craig Gordon yang berulang kali menggagalkan peluang mereka.
Anda tentu sudah bosan mendengar betapa kami memuji-muji permainan Bolton di bawah Owen Coyle yang menyulap mereka dari sebuah tim membosankan menjadi tim atraktif. Pada Boxing Day tahun ini, Bolton akan berhadapan dengan tim promosi yang memainkan sepakbola yang tak kalah impresifnya, West Bromwich Albion.
Di bawah manajer Roberto Di
Matteo, The Baggies mengejutkan banyak orang karena mereka bisa tampil konsisten dan ciamik pada waktu bersamaan. West Brom dikenal selama ini sebagai tim yoyo yang inkonsisten dan kerap promosi-degradasi secara bergantian.
Roberto Di Matteo beruntung karena West Brom memiliki beberapa pemain yang berkualitas dan berteknik tinggi. Sebut saja striker Peter Odemwingie yang didatangkan dari Lokomotiv Moscow awal tahun ini, atau juga gelandang asal Skotlandia, Graham Dorran.
Misi West Brom adalah mencuri poin di Reebok Stadium, sementara Owen Coyle jelas ingin memetik 3 angka penuh agar bisa terus bersaing di papan atas demi mengamankan tiket kompetisi Eropa akhir musim nanti.