Liverpool baru saja mengumumkan perekrutan teranyarnya dalam bentuk Charlie Adam yang didatangkan senilai 10 juta Euro dari Blackpool. Adam menyusul eks Sunderland Jordan Henderson yang lebih dulu datang. Dengan tambahan kedua pemain ini, lini tengah The Reds akan penuh sesak musim depan.Dengan begitu banyaknya pilihan yang tersedia untuknya, Dalglish dipastikan akan menemui pekerjaan sulit untuk membuat semua orang tetap senang. Tentu saja Liverpool tidak mengeluarkan uang 22 juta Euro hanya untuk menaruh Henderson di bangku cadangan. Belum lagi Lucas Leiva dan Raul Meireles yang penampilannya tergolong ciamik musim kemarin. Tambahkan juga hadirnya Charlie Adam. Lalu bagaimanakah susunan formasi line tengah Si Merah untuk musim depan? Berikut beberapa kemungkinannya.
4-4-2 bukanlah formasi yang banyak digunakan Dalglish musim lalu, tapi patron ini bisa dengan mudah dijalankan oleh para pemainnya. Adam dapat menjadi gelandang sentral berduet dengan Lucas Leiva dan diapit Dirk Kuyt di kanan sementara Steven Gerrard mengawal sisi kiri.memang tidak ada tempat untuk Raul Meireles atau Henderson, tapi keduanya dapat menjadi pelapis yang sepadan. Satu-satunya kelemahan dari formasi ini adalah kemampuan bertahan Adam saat diserang balik.
Jika ingin memaksimalkan potensi Adam seperti saat di Blackpool, Dalglish bisa mempertimbangkan pola 4-2-3-1 dengan Adam bertindak sebagai gelandang serang yang diapit oleh Kuyt dan Suarez di sisi lapangan. Dua defensive midfielder dalam diri Lucas dan Gerrard akan berdiri di belakang mereka untuk melakukan â€pekerjaan kotor.†Ini bisa jadi patron andalan The Reds musim depan.
Alternatif lain adalah membariskan Kuyt, Lucas dan Gerrard di belakang Adam yang akan mendukung duet penyerang dalam formasi 4-3-1-2. Dengan kemampuan bertahannya yang tergolong minus, Adam pasti akan menyukai ini. Lagi-lagi Meireles dan Henderson harus terpinggirkan.
Beberapa formasi di atas adalah alternatif yang dapat digunakan Dalglish untuk mengakomodir pemain-pemain terbaiknya. Lalu apakah masalah akan selesai? Belum. Karena Dalglish pasti akan menemukan masalah baru. Ia harus mencari solusi bagi Joe Cole, Milan Jovanovic, Christian Poulsen dan Alberto Aquilani. Dan solusi itu bisa berupa klub baru untuk mereka.