Adalah Sir Alex Ferguson dan Kenny Dalglish, yang masing-masing baru saja dianugerahi gelar doktor karena kontribusinya dalam bidang olahraga terutama sepak bola.

University of Stirling di Skotlandia, yang memberikan penghargaan ini pada Ferguson. Pelatih Manchester United itu dianggap sudah memberikan kontribusi yang luar biasa dalam bidang sepak bola. Penghargaan ini diberikan sendiri oleh rektor universitas tersebut, James Naughtie.
Gelar yang diberikan pada Ferguson adalah doktor honoris clausa, dan dalam sambutannya di depan para wisudawan Universitas Stirling, Alex – begitu ia biasa disapa – mengaku bahwa dirinya sangat senang menerima penghargaan tersebut.
Selain gelar doktor yang baru saja dianugerahkan padanya, ia juga pernah menerima gelar bangsawan dari kerajaan Inggris, kata ’Sir’ dalam namanya adalah gelar penghargaan yang dimaksud.
Seolah tak mau kalah dari ’rival’ abadi yang juga merupakan kompatriotnya, Kenny Dalglish pun juga mendapatkan gelar doktor hanya berselang sehari dari Ferguson. Gelar kehormatan diberikan oleh University of Ulster atas pengabdiannya pada sepak bola, dan juga kegiatan amalnya.
Jika Ferguson mendapatkan gelar ’Doctor of the University’, Dalglish mendapatkan gelar ’Doctor of Science’.
Mungkin tak banyak yang tahu, selain kegiatan sehari-harinya dalam urusan sepak bola, Dalglish punya kegiatan amal yang dilakukannya bersama istrinya di luar lapangan. Melalui yayasan amal yang dibuatnya bersama sang istri, Marina, ia membuka pusat kemoterapi dan radioterapi di kota Merseyside.

Seperti halnya Ferguson, ia juga diminta memberikan sambutan atas penghargaan yang diberikan. Ia merasa terhormat atas gelar yang diberikan, dan ia melakukannya bukan untuk meraih pengakuan dari siapapun.
Selain bersaing di dalam lapangan karena keduanya menukangi tim yang tak akan pernah berdamai, Manchester United dan Liverpool, mereka juga bersaing di luar lapangan dalam bidang penghargaan.
Siapa menurut anda yang lebih baik dan lebih berpengaruh dalam bidang sepak bola? Secara kasat mata, Ferguson pastinya lebih terlihat melalui prestasi-prestasinya di dalam lapangan. Namun gelar yang diberikan pada Dalglish karena kegiatan amalnya di luar lapangan, tentunya jauh lebih mulia.