• berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion

Inter Milan 0 - 1 Trabzonspor

Setelah kejadian kekalahan memalukan yang didapatkan oleh Inter Milan dari Palermo, Gian Piero Gasperini, pelatih baru Inter, “ditekan” untuk meninggalkan pola 3-4-3 kesukaannya yang sudah terbukti gagal diadopsi oleh pemain-pemain La Beneamata, dan kembali ke patron empat bek, yang sudah bertahun-tahun digunakan oleh Inter. Gasperini pun sepertinya mengalah (atau menyerah?) dan kembali menggunakan skema empat bek di tim utama Inter dini hari tadi di pertandingan melawan wakil Turki, Trabzonspor di laga pertama mereka di Liga Champions 2011/12.

Selain itu, Gasperini pun melakukan perubahan di susunan starting line-up yang ia turunkan. Ia menurunkan Andrea Ranocchia, Wesley Sneijder, Obi, dan Giampaolo Pazzini sebagai starter, yang di laga melawan Palermo akhir pekan lalu tak turun sejak awal. Dengan perubahan ini, diharapkan Inter bisa kembali bermain dengan bagus dan melupakan kekalahan kemarin.

Sayang, harapan itu akhirnya sirna begitu saja setelah dengan mengejutkan, Trabzonspor mampu mengalahkan Inter dengan skor 0-1 meski pertandingan ini dilangsungkan di Giuseppe Meazza. Gol pemain bertahan Trabzonspor, Ondrej Celustka di pertengahan babak kedua mengantarkan runner-up Liga Turki musim lalu ini meraih kemenangan bersejarah bagi mereka. Sedangkan Inter, yang mengandalkan Sneijder-Zarate-Pazzini di lini depan malah gagal mencetak satu pun gol ke gawang Trabzonspor.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Inter banyak membuang peluang mencetak gol di pertandingan ini. Misalnya, tendangan Zarate di menit ke 30 masih bisa diselamatkan oleh Tolga Zengin, kiper Trabzonspor. Pazzini yang berdiri bebas di dalam kotak penalti di babak pertama juga gagal mencetak gol. Milito, yang masuk menggantikan Pazzini juga gagal menaklukkan Tolga, sedangkan sundulan Zanetti masih melebar.

Trabzonspor, yang kebanyakan bermain bertahan, justru berhasil mencuri gol di menit ke 76. Tendangan sudut Trabzonspor yang berhasil disundul keluar kotak penalti Inter malah tak sengaja dikembalikan oleh Yuto Nagatomo ke kotak 16, yang lalu disundul oleh Ondrej Celutska untuk memberikan umpan kepada Halin Altintop. Altintop dengan luar biasa langsung melepaskan tendangan voli yang sayangnya membentur mistar gawang Julio Cesar, tetapi bola rebound gagal dibuang oleh Esteban Cambiasso sehingga Celutska mampu menguasai bola itu kembali. Celutska dengan cerdas mengelabui Lucio lalu melepaskan tendangan terukur ke gawang Cesar. Gol!

Dengan waktu yang tersisa kurang dari 15 menit, Inter berusaha menyamakan kedudukan dengan terus menyerang dan memasukkan tenaga tambahan yaitu Coutinho. Sayang, tak ada gol yang mampu mereka ciptakan, sehingga Trabzonspor pun meraih kemenangan besar mereka. Hasil ini dipastikan membuat banyak orang makin bertanya-tanya: apakah Gasperini memang pantas menukangi Inter Milan?

###YOUTUBE###

Susunan Pemain

Inter Milan: Julio Cesar; Jonathan, Ranocchia, Lucio, Nagatomo; Zanetti, Cambiasso, Obi (Alvarez 55’); Sneijder; Pazzini (Milito 55’), Zarate (Coutinho 77’)

Trabzonspor: Zengin; Glowacki, Kacar, Celustka, Balci; Cech, Zokora, Colman, Alanzinho (Sapara 64’); Altintop (Akgun 87’), Paulo Henrique (Vittek 74’)