Jika mantan pesep
akbola hebat hingga menjadi legenda dijadikan nama sebuah stadion adalah hal lumrah. Beberapa stadion besar di dunia diambil dari nama-nama legenda sebagai wujud penghormatan. Namun kali ini sebuah kasus yang berbeda.
Sebuah asteroid dinamai dari nama pesepakbola.
Adalah legenda Belanda dan Barcelona Johan Cruyff yang mendapatkan penghormatan tersebut. Pada tahun 1960 sebuah asteroid ditemukan oleh pasangan ilmuwan asal Belanda dan dinamai ’14282′. Benda antariksa tersebut memiliki diameter sekitar sembilan kilometer dan berevolusi terhadap matahari selama asteroid lima tahun, tiga bulan dan 18 hari untuk sekali putaran.
Keanehan nama asteroid tersebut menggelitik Carl Koppeschaar. Koppeschaar yang notabene seorang wartawan dalam bidang ilmiah baru-baru ini mengajukan petisi untuk mengganti nama asteroid dari ’14282′ menjadi ‘Cruijff’ hingga akhirnya dikabulkan.
Mungkin kelak di kemudian hari banyak nama-nama asteroid, komet maupun benda antariksa lainnya yang diambil dari nama-nam pesepakbola.