Liverpool baru saja melakukan pembelian bagus di musim lalu. Melego Fernando Torres ke Chelsea, The Reds menggunakan uang hasil penjualan tersebut guna mendatangkan Andy Carroll dan Luis Suarez. Di akhir musim, masa kerja Kenny Dalglish di Anfield pun diperpanjang.Bersiap untuk memasuki musim 2011/12, Liverpool sudah mulai berbenah. Uang sebesar 20 juta Euro dikeluarkan untuk menebus Jordan Henderson dari Sunderland. Sayangnya salah satu incaran mereka lainnya, Paul Jones gagal didapat dan justru menyebrang ke Manchester United.
Pembelian Henderson inilah yang menimbulkan pertanyaan. Benarkah ia layak dihargai sedemikian besar? Jika pembelian Carroll dan Suarez menunjukkan ambisi Liverpool untuk kembali menjadi yang terbaik, maka uang 20 juta Euro tergolong sangat besar bagi seorang pemain yang belum teruji sepenuhnya di Liga Inggris. Kebijakan transfer yang dilakukan Dalglish dan direktur olahraga Pool, Damien Comolli, pun dinilai kurang tepat.
Sejak pertama kali resmi menjabat sebagai pemilik Liverpool tahun kemarin, duo John Henry dan Tom Werner merubah kebijakan pembelian pemain bagi klubnya. Tidak ada lagi uang jumlah besar yang dikeluarkan untuk membayar gaji pemain yang sudah tidak muda lagi. Sebagai gantinya, pemain belia asal Inggris pun dijadikan prioritas.
Disinilah letak masalahnya. Liverpool mungkin mendapatkan pemain muda Inggris yang potensial, tapi kelas mereka masih medioker. Solusinya adalah, The Reds harus kembali memalingkan mata ke daratan Eropa. Karena jika tidak, para pemain muda itu harus menunggu lama sebelum masa jaya Liverpool kembali.