Lima Alasan Mengapa Chelsea Harus Pertahankan Villas-Boas

November 10, 2011 oleh Malvino Gladwin Mambu
Dilihat sebanyak 48 Kali

Ia pernah mengatakan demikian: ”Ini pekerjaan yang membuat stres, saya tak ingin melakukannya untuk waktu yang lama. Ini mempengaruhi kehidupan pribadi, itu bagian dari pekerjaan. Hasil yang buruk bisa membuat terpuruk.”

Kekalahan tiga kali dari 10 pertandingan di Premier League tentu bukanlah prestasi bagus untuk tim yang mengincar gelar musim ini. Meski demikian, Villas-Boas dicintai para pemainnya, terlebih para pemain muda. Bagaimana perasaan mereka saat tahun Chelsea merekrut Villas-Boas? Tentu mereka menyukainya. Namun apa yang akan terjadi dalam tiga tahun jika ia pergi nanti, mereka juga akhirnya akan pergi karena tak menyukai pelatih lain.

Villas-Boas adalah pelatih muda, dan Chelsea punya peluang untuk menjadikannya legenda. Ia tahu cara bermain  dan menjadi juara. Sekarang Chelsea harus sedikit bersabar, dan memberikan Villas-Boas waktu yang panjang.

Sayangnya sang pemilik, Roman Abramovich, adalah orang yang selalu cepat mengambil keputusan dengan memecat pelatih. Ia seharusnya belajar dari kesalahannya, dan memberikan Villas-Boas waktu. Ia adalah pelatih muda yang bertalenta, dan harus bertahan di Stamford Bridge selama mungkin.

Berikut adalah lima alasan mengapa Chelsea harus mempertahankannya:

1.       Ia Punya Rencana

Ketika Villas-Boas datang ke Chelsea pada musim panas kemarin, jelas ia punya rencana untuk merubah identitas klub. Tak ada lagi permainan bertahan, menyerang dengan lambat. Chelsea tampil dengan wajah baru, yaitu tim yang selalu menyerang dan bermain terbuka, dari sisi manapun. Salah satu pemain yang berhasil merubah gaya menyerang Chelsea adalah pemain muda asal Spanyol yang didatangkannya musim panas kemarin, Juan Mata. Mata membuat Chelsea semakin bergairah dalam menyerang, tusukannya dari sisi sayap selalu menjadi ancaman bagi tim-tim lawan.

 

2.       Ia Punya Kemampuan Memilih Skuad Terbaik Di Tiap Pertandingan

Villas-Boas adalah salah satu pelatih yang paling well-prepared di dunia, di setiap pertandingannya ia selalu punya kemampuan untuk menurunkan tim terbaik yang paling siap. Ia selalu merubah starting XI nya, karena lawan yang dihadapi juga tak pernah sama. Ia selalu memilih skuad terbaik di setiap pertandingan, dan itu merupakan sebuah hal yang sulit. Di awal musim, ia sempat membangku cadangkan Frank Lampard. Itu adalah bukti bahwa ia tak memilih-milih pemain, dan ia tahu kapan sang pemain dibutuhkan. Dengan mengetahui bahwa sang pelatih memilih pemain yang terbaik, semua pemain akan berusaha untuk membuktikan kemampuan yang dimilikinya.

 

3.       Ia Mampu Bermain Menghibur

Siapa yang tak senang menyaksikan sepak bola menyerang dengan terbuka? Chelsea sebenarnya tak punya banyak pemain kreatif, namun mereka selalu tampil baik dan lebih baik di tiap pertandingan. Ya, Chelsea kali ini bermain jauh lebih menghibur dari Chelsea di masa lampau. Meski bermain menyerang tak selalu berhasil, namun cara bermain seperti itu menjadi identitas baru Chelsea musim ini. Chelsea adalah tim yang penuh dengan para penyerang hebat, dengan bimbingan sang pelatih, mereka bisa menjadi the best attacking team di liga musim ini.

 

4.       Ia Mengerti Tradisi Di Chelsea

Chelsea mungkin tak memiliki tradisi besar seperti klub lain, meski menjadi salah satu klub tersukses dalam sejarah wajah baru bernama Premier League, mereka tak punya banyak legenda layaknya Arsenal dan Manchester United. Jika Chelsea melanjutkan penampilan buruknya di pertandingan-pertandingan mendatang, orang-orang pasti akan menyalahkan Villas-Boas. Namun tentunya ia butuh diberikan kesempatan lebih banyak, dan jika ia bisa membawa Chelsea memenangkan trofi musim ini itu bisa membuat orang-orang semakin mencintainya. Ia adalah seorang pelatih jenius, fans Chelsea – dan sang pemilik pastinya – harus membiarkannya bertahan dan menjadikannya pelatih yang punya legenda di sana.

 

5.       Ia Tahu Bagaimana Untuk Menang

Dimanapun ia berada, Villas-Boas selalu tahu benar bagaimana meraih kemenangan. Di bawah bimbingan Jose Mourinho di Porto, Inter, dan Chelsea sebagai seorang asisten, ia tentu belajar banyak dari seniornya itu. Ia belajar langsung dari salah satu pelatih terbaik yang ada di dunia saat ini. Dan setelah membawa klub pertamanya yang nyaris terdegradasi, Academica, ke peringkat 11 klasemen di Portugal dan membawa klub tersebut ke semi final Portuguese League Cup, ia langsung bergabung ke Porto di tahun berikutnya. Di satu-satunya musim ia menangani Porto, ia langsung memenangkan banyak piala: Portuguese Supercup, Primeira League, UEFA Europa League, dan Portuguese Cup. Itu semua dimenangkannya dalam satu musim saja. Dengan pengalaman seperti itu, ia bisa membawa Chelsea memenangkan banyak penghargaan di masa depan.

Mampukah Villas-Boas membuktikan kemampuannya menukangi Chelsea? Hal itu belum bisa terjawab, sampai akhir musim nanti. Sejauh ini, Chelsea masih punya peluang karena masih bertahan di banyak kompetisi.