Saat ini, City sedang duduk tidak nyaman di posisi keempat. Kekalahan dari Everton akhir pekan kemarin membuat laga melawan Spurs kembali seru. Tuan rumah hanya unggul EMPAT poin dari Liverpool. Dan enam poin dari sang rival di pertandingan ini.
Kemenangan akan memastikan satu tempat bagi mereka di jajaran elit Eropa musim mendatang. Sementara hasil seri, apalagi kalah, akan membuat akhir musim City –yang sudah terganggu dengan datangnya Final Piala FA melawan Stoke hari Sabtu ini- akan menjadi semakin rumit.
Setelah tumbang kemarin, ini adalah saat yang tepat bagi City untuk bangkit. Dengan atau tanpa Carlos Tevez –yang masih belum pasti akan turun. Manchester Biru punya skuad yang cukup kuat untuk menghentikan laju Spurs yang tidak istimewa belakangan ini.
Penampilan Yaya Toure yang sangat instrumental akan menjadi andalan untuk mengimbangi lini tengah Spurs yang kuat. David Silva juga siap mengacak-acak pertahanan lawannya. Di depan, Edin Dzeko harus bisa kembali menunjukkan kualitas dan harga mahalnya berada dalam garis yang sama.
Bermain di kandang sendiri, pasukan Roberto Mancini ini punya peluang besar untuk menang. Tidak ada lagi istilahnya bermain bertahan demi hasil seri. Kemenangan adalah harga mati demi fokus maksimal saat menghadapi Stoke nanti. Artinya? Permainan terbuka dan menyerang bisa diharapkan muncul dari tuan rumah.
Dan hal yang sama bisa kita lihat dengan Spurs. Sebuah tim yang nyaris tidak tahu bagaimana bertahan dengan baik. Tampil tanpa beban –hasil imbang melawan Blackpool kemarin sudah membuat bahkan Harry Redknapp menyadari sulitnya menembus posisi keempat- justru membuat Spurs akan semakin berbahaya.
Luka Modric siap mengacak-acak pertahanan City, terutama jika sang tuan rumah sedang lengah keasikan menyerang. Sayangnya, tim ini kemungkinan bakal kehilangan Gareth Bale –dan juga setumpuk pemain lain- akibat cedera.
Tetapi, Spurs tetap punya peluang untuk melukai ambisi City untuk lolos ke Liga Champions. Sekaligus juga membuka sedikit –setipis apapun- peluang mereka untuk kembali berlaga di sana. Kemenangan akan menipiskan selisih menjadi hanya tiga poin. Dan dengan dua pertandingan tersisa, apapun bisa terjadi.

Seperti sudah disebut di atas, pertandingan akan berjalan terbuka. Kedua tim akan saling menyerang demi kemenangan. Jika Manchester United dan Chelsea sudah menjalani final mereka akhir pekan kemarin, maka bagi City dan Spurs, ini adalah pertandingan final bagi mereka sendiri demi posisi terakhir Liga Champions.
Siapa menang? Sulit diprediksi. Penampilan rollercoaster dari kedua tim benar-benar membuat tim manapun bisa memenangi pertandingan ini. Yang pasti, ambisi City akan terasa lebih kuat. Mereka main di rumah, dan hanya berjarak tiga poin dari posisi yang mereka idam-idamkan sejak awal musim.
So, fasten your seatbelt and enjoy the great ride!