Mencari Playmaker Baru Untuk Chelsea

July 31, 2011 oleh Muhammad Rezky Agustyananto
Dilihat sebanyak 22 Kali

Chelsea adalah salah satu tim kandidat juara Premier League musim depan. Hampir semua orang mengetahui hal tersebut. Tetapi sebagai sebuah tim kandidat juara, Chelsea ternyata memiliki sebuah permasalahan besar di skuadnya, dan hal itu sudah mulai muncul sejak musim lalu. Apa itu?

Permasalahan utama Chelsea adalah lini tengah mereka. Chelsea memang memiliki gelandang jangkar yang hebat dalam diri Michael Essien, John Obi Mikel, atau Ramires. Tetapi saat ini, ternyata Chelsea kekurangan gelandang kreatif yang bisa menjadi playmaker di skuad The Blues. Dan masalah ini rupanya sudah terlihat sejak pertengahan musim 2010/11 lalu.

Musim lalu, Chelsea di bawah asuhan Carlo Ancelotti memang seringkali terlihat kesulitan menembus pertahanan lawan. Gelandang-gelandang Chelsea sering gagal mengirimkan umpan akurat kepada striker-striker di lini depan, sehingga pasokan bola untuk striker minim. Tak heran jika akhirnya musim lalu, Didier Drogba dan Nicolas Anelka sering kali turun ke tengah untuk menjemput bola. Hal ini tentu berbahaya, karena akibat tak adanya pemain yang mampu menjadi playmaker di lini tengah The Blues rupanya bisa berimbas buruk bagi performa tim secara keseluruhan.

Tak adanya pemain yang mampu menjadi playmaker bagi Chelsea membuat aliran bola mandek sehingga Chelsea pun kesulitan mencetak gol. Nah, bagaimana bisa menjuarai liga jika kesulitan mencetak gol? Itulah yang membuat mandeknya aliran bola di lini tengah bisa sangat mengganggu perjalanan Chelsea. Artinya, Chelsea memang wajib memiliki seorang gelandang tengah yang mampu menjadi playmaker bagi Chelsea di musim depan. Masalahnya, siapa orangnya?

Yang diharapkan oleh seluruh pendukung Chelsea mungkin adalah kembalinya performa Frank Lampard seperti musim-musim lalu. Tetapi Chelsea harus realistis: Lampard sudah menginjak usia 33 tahun. Merupakan hal yang wajar jika Super Frank menurun kualitas permainannya. Artinya, Chelsea memang harus mencari pengganti Lampard. Tak heran jika di bursa transfer ini, Chelsea terus dihubungkan oleh Luka Modric atau Javier Pastore.

Modric dan Pastore dianggap mampu menjadi pengganti Lampard yang semakin menua. Keduanya dianggap cukup mumpuni untuk menjadi playmaker di lini tengah The Blues. Sayangnya, rasanya berat melihat keduanya berseragam biru Chelsea musim depan. The Pensioners bahkan telah dipastikan gagal merekrut Pastore karena kalah bersaing dengan Paris Saint-Germain yang telah meresmikan kedatangan Pastore ke klub kaya baru dari Ligue 1 tersebut. Sedangkan untuk Modric, rasanya sangat berat mengingat Tottenham Hotspur, klub Modric sekarang, tak mau melepaskan pemain asal Kroasia ini ke Chelsea dengan harga berapapun.Terakhir, tawaran senilai 27 juta pounds dari klub milik Roman Abramovich ini ditolak mentah-mentah oleh pihak Spurs.

Pertanyaannya, apakah Chelsea memang sama sekali tak memiliki playmaker alternatif di dalam skuadnya sendiri? Well, jika melihat lagi pemain-pemain yang ada di dalam skuad Chelsea, setidaknya ada beberapa pemain yang mungkin bisa menjadi pengganti Lampard. Yang pertama adalah Yossi Benayoun. Eks gelandang Liverpool ini gagal bersinar musim lalu karena didera cedera panjang sehingga juga jarang dimainkan oleh manajer saat itu, Carlo Ancelotti. Padahal ketika beberapa kali dimainkan, Benayoun ternyata bisa bermain cukup apik dan terlihat bisa bermain sebagai playmaker untuk Chelsea. Ditambah lagi, sebagai mantan rekan Fernando Torres di Liverpool, Benayoun bisa dimanfaatkan untuk Chelsea agar bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dari pemain berharga 50 juta pounds itu. Sayangnya, Benayoun kini telah berusia 30 tahun dan cukup rentan cedera.

Satu lagi pemain yang mungkin mampu menggantikan Lampard adalah Joshua McEachran. Usianya masih muda tetapi sudah menjadi bahan pembicaraan banyak orang karena dianggap memiliki bakat yang luar biasa. Musim lalu, ia beberapa kali dimainkan oleh Carlo Ancelotti sebagai deep-lying playmaker, dan McEachran sukses melakoninya. Ketika ia masih bermain di tim junior, McEachran lebih banyak berposisi sebagai gelandang serang. Ia memiliki visi, kualitas umpannya pun sangat baik, dan ditambah lagi, ia memiliki skill olah bola yang bagus untuk ukuran seorang pemain Inggris.

Nah, bagaimana Andre Villas-Boas?