Mengapa Tevez Ngotot Ingin Tinggalkan Manchester?

July 17, 2011 oleh Malvino Gladwin Mambu
Dilihat sebanyak 12 Kali

Hal itu sudah dikatakannya berulang kali, ia menyatakan bahwa ia ingin segera pergi dari City of Manchester. Meski diminati oleh klub-klub besar di Eropa, Tevez sepertinya lebih memilih untuk pulang ke Amerika Selatan supaya ia bisa lebih dekat dengan keluarganya.

Untuk seorang family man seperti Tevez, keluarga adalah hal yang utama. Siapa yang menyangka bahwa dibalik kesangaran wajahnya itu, penyerang timnas Argentina ini adalah orang yang menyayangi keluarganya?

Begitu menyatakan bahwa dirinya sudah tak betah lagi berada di klub pemenang Piala FA musim lalu itu, tawaran pun datang bertubi-tubi untuk meminangnya. Yang paling serius tentunya datang dari Spanyol dan Italia, dimana Real Madrid dan Juventus adalah tim yang serius ingin memboyongnya pergi keluar dari Eastlands.

Jose Mourinho sudah lama mengagumi Tevez, dimana ia sudah mengejar sang pemain sejak awal tahun ini. Dan di musim panas ini pun, meski sudah mendatangkan banyak pemain top, ia mengatakan bahwa timnya masih butuh satu penyerang lagi. Tentunya Tevez lah yang diharapkan bisa bergabung dengannya di Santiago Berbabeu kelak.

Lain halnya dengan Juve, meskipun dibanderol City dengan harga 50 juta Pounds, mereka tetap semangat mendatangkan sang pemain sambil berharap harganya bisa kurang. Tak tanggung-tanggung, kabarnya uang sebesar 45,6 juta Pounds sudah disiapkan untuk Tevez.

Tim asal Brazil, Corinthians, juga serius ingin membawa kembali Tevez, dimana ia pernah menghabiskan dua tahunnya berkarir di sana. Mereka sudah menyiapkan uang sebesar 40 juta Pounds untuk mendatangkan kembali sang pahlawan. Tevez pernah membela klub tersebut pada tahun 2004-2006 silam, sebelum dilego ke West Ham United.

Meski diminati oleh Madrid dan Juve, namun Tevez sepertinya tak ingin bertahan di Benua Biru. Hal ini diungkapkan oleh presiden Corinthians, Andres Sanchez: ”City mendapatkan tawaran dari Juventus, namun Tevez tak ingin bertahan di Eropa.”

”Saya masih berharap bisa mendatangkannya, namun itu tergantung Manchester City dan keputusan sang pemain, itu yang terpenting.”

Tevez yang mencetak 20 gol dan menjadi top skor Liga Inggris bersama dengan Dimitar Berbatov (Manchester United), sebenarnya masih punya sisa kontrak selama dua tahun lagi di Manchester. Namun ia mengungkapkan bahwa dirinya tak pernah betah tinggal di Manchester, selama bermain untuk United dan City.

Ia mulai berpikir untuk kembali bergabung dengan Corinthians untuk kedua kalinya, dimana ia bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengan dua anak perempuannya.

Pada akhirnya, City mungkin akan lebih ‘rela’ menjual Tevez ke Amerika Selatan, daripada melihatnya bergabung dengan tim-tim Eropa yang bisa mereka hadapi suatu saat nanti bukan?