Mick McCarthy Membela Keputusannya Menurunkan Tim Kedua Wolves

December 16, 2009 oleh Muhajjir Esyaputra
Dilihat sebanyak 9 Kali

Mick McCarthy membela diri atas keputusannya untuk memainkan pemain-pemain cadangannya dalam laga lawan Manchester United tadi malam. Hasilnya, Wolves tumbang 0-3 dari tuan rumah dan terlempar kembali ke posisi tiga terbawah. Sekaligus menghilangkan rasa baik yang sempat muncul setelah kemenangan lawan Spurs hari Sabtu kemarin.

Setelah Wolves sukses menaikkan ekspektasi semua orang dengan kemenangan di White Hart Lane, sang manajer menyatakan tidak realistis jika mengharapkan pemain-pemain yang sama untuk tampil di dua partai away yang berat. Dan akhirnya memutuskan untuk mengganti 10 pemain di line-upnya.

“Saya memutuskan untuk mengganti tim setelah hasil hari Sabtu kemarin” ucap McCarthy. “Nilai dari upaya para pemain kemarin adalah 9,5 atau 10. Kami harus bermain pada level tersebut untuk mendapat hasil melawan tim besar. Kami tidak bisa melakukannya pada hari Sabtu, lalu sekali lagi di hari Selasa”

Ia kemudian juga mengutip artikel di mana Carlo Ancelotti, manajer Chelsea, menyatakan bahwa resiko cedera pemain meningkat dari 10% menjadi sekitar 30-40% jika pertandingan selanjutnya hanya berjarak tiga sampai empat hari.

“Yang anda lihat malam ini adalah tim terbaik kami yang tersedia” tambahnya. “Saya punya 21 pemain untuk dipilih. Itu adalah tim utama saya”

Sebelumnya, klub bisa mendapat hukuman jika dengan sengaja menurunkan tim yang lebih lemah. Tapi di era liga champions seperti sekarang, peraturan ini dihapus. Dan juru bicara Premier League juga kemudian menyebut McCarthy punya hak untuk memilih tim yang ingin ia mainkan.

Tindakan McCarthy, yang secara efektif ‘memudahkan’ United merebut kemenangan, tidak diterima dengan baik oleh para fans Wolves yang datang ke Old Trafford. Dan juga sepertinya para rival United.

“Saya tidak bisa mengingat apakah United kecewa saat saya memainkan pola 3-5-2 di Chelsea, atau saat kami mencoba menyerang Arsenal” katanya lagi. “Kami seolah ditampar di sana dan tidak ada simpati sedikitpun bagi saya setelahnya”

“Saya tidak terganggu dengan reaksi kemarahan di manapun. Prioritas saya adalah tim saya sendiri dan semua keputusan yang saya ambil adalah berdasarkan apakah kami akan bertahan atau tidak”

“Saya menerima bahwa sebagian fans tidak senang dengan tim yang saya mainkan. Tapi saya harap mereka bisa mengerti situasinya. Saya memainkan tim terbaik dan kami berkompetisi dengan United”

Manajer United, Sir Alex Ferguson menyatakan, “Wolves membuat segalanya sangat sulit bagi kami. Saya tidak terlalu terkejut dengan perubahan yang mereka buat. Akan ada pertandingan besar lawan Burnley bagi mereka akhir pekan ini”

Ferguson sendiri kembali dihantam masalah cedera dengan kehilangan Wes Brown dan kemudian Nemanja Vidic harus keluar lapangan karena cedera.

“Kami jadi sulit bergerak maju dengan perubahan yang harus dilakukan. Wolves main baik untuk menghentikan kami” tambahnya lagi.

Berita Terkait