
Tapi tahukah anda? Orang ini dulunya sempat nyaris menjadi seorang tukang listrik, sebelum sebuah intervensi yang tepat waktu di Burnley membuatnya jadi fokus sepenuhnya pada sepakbola.
McCarthy akhirnya mendapatkan pelukan dari Sir Alex Ferguson setelah bertahun-tahun harus menerima tepukan di bahu untuk menyemangati saja setelah timnya kerap menjadi sasaran kemenangan rutin United. Tapi kemarin berbeda, “Sir Alex datang setelah pertandindingan dan menyebut saya cukup beruntung dan sebagainya†ucapnya. “Saya bilang padanya kami menunggu 100 tahun hingga ia mengatakan hal itu. Ia juga bilang kami layak mendapatkannyaâ€

Wolves memang layak mendapatkan pujian semacam itu. Dan juga khususnya bagi Mick McCarthy. Semenjak mereka promosi ke Liga Premier tahun 2009, tim ini punya lini tengah yang pantang menyerah, winger yang kencang, dan etos kerja yang luar biasa baik ditambah semangat luar biasa yang dimunculkan oleh pelatih yang justru lebih terkenal gara-gara perselisihannya dengan Roy Keanr di tim nasional Irlandia di Piala Dunia 2002 silam.
Pelatih ini memang punya karakter yang cukup unik. Saat bermain dulu, ia berposisi sebagai seorang center back yang tangguh dan penuh omongan di tengah lapangan. Ia sudah sempat berencana akan menjadi seorang teknisi listrik setelah karir sepakbolanya berwakhir. Namun sebuah tawaran manajerial dari Barnsley membuatnya berubah pikiran. Dan ini titik yang membawanya terus berkiprah di sepakbola hingga sekarang.
Ia dalam beberapa kesempatan sering terlihat sebagai sosok seorang ayah yang suka mengumpat. Namun di balik itu semua, sering juga terlihat sisi kecerdasan yang ada dalam dirinya. Terutama dalam menjawab pertanyaan, yang terkadang aneh-aneh, dari wartawan.

Saat didenda oleh FA setelah menggunakan tim yang lebih lemah saat menghadapi United musim lalu –sebuah “kejahatan†yang kerap dilakukan tim besar- ia berkata: “Saya mendapat surat dari Tiger Woods berterima kasih pada saya karena melepaskan tekanan publik pada dirinya. Ia kini sedang menyetir dengan bebas di Florida sambil bernyanyi ‘Super Mick McCarthy’â€. Ketika beberapa waktu lalu, Wayne Rooney sempat menyatakan akan meninggalkan United, McCarthy menyebut, “Wayne Rooney ada di berita sepanjang minggu ya? Blimey, kami tidak mentackle-nya kan?â€
Meski memang belum seunik Ian Holloway- terutama karena ia masih terlihat sering menggunakan istilah yang standar saat menggambarkan permainan timnya – karakter McCarthy ini jelas menjadi warna tersendiri di Liga Premier musim ini. Belum lagi pencapaian Wolves yang cukup mengejutkan sejauh ini. Mengalahkan United, Chelsea, Liverpool, Manchester City… Namun masih terpuruk di peringkat paling bawah.

Mick McCarthy adalah sebuah nama yang mungkin tidak akan pernah dikaitkan dengan tim-tim besar. Tapi talenta yang ia miliki sebagai manajer tetap harus dipuji. Karakter dan nilai yang ia tanamkan dalam tim yang dilatihnya selalu terlihat kuat. Ditambah juga kecerdasan dirinya yang di atas rata-rata.
Mari kita lihat apakah ia mampu menyelamatkan Wolves dari zona degradasi, ataukah Liga Premier harus kehilangan satu karakter unik lagi di musim depan.