Luka Modric tampaknya sudah benar-benar ingin pergi dari White Hart Lane. Setelah gagal berbicara baik-baik dengan pemilik Tottenham Hotspur, Daniel Levy, dan bahkan mengritisi bosnya tersebut dengan menyebut Levy mengingkari janji, Modric kini menempuh sebuah jalur baru agar ia bisa pergi ke Chelsea: mengajukan permintaan transfer atau transfer request.Modric memang sudah terang-terangan mengakui dirinya ingin bergabung bersama Chelsea dan bermain di Liga Champions. Namun Spurs juga telah menegaskan mereka tidak akan menjual motor permainan Spurs di lini tengah tersebut dengan harga berapapun. Hal tersebut juga sudah dibuktikan klub London Utara ini dengan menolak penawaran dari The Blues yang bernilai 27 juta pounds. Tawaran itu lebih tinggi dari tawaran Chelsea sebelumnya yang bernilai 22 juta pounds.
Modric yang gerah dengan penolakan Spurs tersebut lalu mengritik Levy yang dianggapnya mengingkari janjinya ketika Modric menandatangani kontrak enam tahun pada musim panas tahun lalu.
“Saat itu, saya berbicara terbuka dengan Levy bahwa kalau ada klub yang lebih besar datang dengan penawaran kongkret, klub akan mempertimbangkan dan menyepakati solusi terbaik bagi semua pihak. Kini Levy tak ingin berbicara kepada saya,†ungkapnya kepada ESPN.
Usaha ini diharapkan Modric akan membuat Levy semakin terpojok sehingga mengizinkan Modric berbicara dengan Chelsea mengenai kepindahannya ke klub London Barat tersebut. Namun saat ini, Modric berusaha bersikap profesional dengan ikut tur Spurs ke Afrika Selatan. Spurs akan bertanding melawan Kaizer Chiefs dan Orlando Pirates. Manajer Spurs, Harry Redknapp sendiri berharap perginya Modric dari London untuk sementara waktu ini dapat membuat pemain asal Kroasia tersebut kembali fokus ke sepakbola dan melupakan masalah transfernya.
“Kami berharap ia akan kembali dan bersiap untuk musim yang baru,†ujar Redknapp seperti dikutip Guardian.
Selain Redknapp, rekan setim Modric, Steven Pienaar, juga mengungkapkan harapannya agar Modric bertahan di White Hart Lane meskipun sebenarnya, dengan perginya Modric, kesempatan Pienaar untuk masuk ke tim utama menjadi lebih besar.
“Anda harus selalu berusaha untuk menjadi lebih kuat dan bagi kami, penting bahwa kami tetap bersama-sama sebagai sebuah tim,†kata Pienaar.