Pembuktian Para Pelatih

August 16, 2010 oleh Malvino Gladwin Mambu
Dilihat sebanyak 18 Kali

Tentu saja motivasi dari masing-masing pelatih berbeda-beda, mari kita lihat bersama siapa saja kah mereka? Orang-orang yang harus membuktikan sesuatu musim ini:

 

Arsene Wenger

Bisakah membawa Arsenal juara musim ini?

Arsenal tak pernah menjuarai Liga Inggris sejak tahun 2004, terakhir mereka memenangkan sesuatu adalah tahun 2005 ketika menjadi juara Piala FA, dan mencapai final Liga Champion di tahun 2006 melawan Barcelona. Tahun 2007, mereka takluk atas Chelsea di final Piala Carling.

Berikut adalah posisi Arsenal finish di Liga Inggris lima tahun terakhir: 4, 4, 3, 4, 3.

Kesempatan sebenarnya ada pada musim lalu, sampai akhirnya Arsenal kalah 3-2 atas Wigan di bulan April. Dan akhirnya Arsenal harus finish dengan perbedaan sebanyak 11 angka atas Chelsea, salah satunya adalah akibat kalah 3-0 atas Chelsea pada November lalu, karena terlalu lemah.

Memang itu bukan alasan, apalagi Arsenal bermain tanpa Robin van Persie selama setengah musim, dan juga kehilangan Cesc Fabregas.

Namun saat ini mereka sudah mendatangkan dengan gratis, Marouane Chamakh, yang tampil luar biasa untuk Bordeaux musim lalu di Liga Champion.

Chamakh akan membawa Arsenal mempunyai gaya menyerang yang berbeda, dirinya yang ’tak berharga’ menunjukkan kapasitas seorang Arsene Wenger dalam hal bersabar dan menawar.

William Gallas, Sol Campbell, dan Mikael Silvestre telah pergi. Datangnya Laurent Koscielny, dan semakin matangnya Thomas Vermaelen akan menjadi kekuatan sendiri di lini belakang The Gunners.

Masih ada waktu untuk berbenah, khususnya di posisi penjaga gawang utama.

 

Avram Grant

Bisakah West Ham tetap bertahan di divisi utama, dan membawa tim ini menjadi salah satu tim yang atraktif?

West Ham mengalami ’Armageddon’ pada bulan Mei lalu, sempat bercokol di posisi empat terbawah. Dan pelatih baru mereka, Grant, mungkin mengalami masalah yang lebih berat musim lalu bersama Portsmouth.

Grant mungkin tak mempunyai budget yang besar untuk membeli banyak pemain musim ini, kemungkinan uang besar mereka dapatkan dengan menawarkan Scott Parker. Parker mungkin harus digantikan, nama Thomas Hitzlperger mungkin tak jauh berbeda.

Skuad Grant saat ini agak menyerang, sampai akhirnya Tal Ben Haim tiba. West Ham mencetak gol lebih banyak musim lalu, dari tiga musim sebelumnya.

Faktor Robert Green mungkin menjadi sisi lemah tim ini, mengingat blunder yang dilakukannya pada timnas Inggris di Piala Dunia lalu, bukan tidak mungkin Green mengulangi hal serupa di pertandingan domestiknya.

Laga-laga awal mereka sangat berat, setelah kalah dari Aston Villa, West Ham akan menghadapi Manchester United sebelum menjalani derby melawan Chelsea dan Tottenham di enam pertandingan pertama mereka. Apabila Grant bisa melewati itu semua dengan cukup baik, sepertinya West Ham masih akan ada di Premier League musim depan.

 

Ian Holloway

Apakah akan cepat membawa Blackpool kembali ke divisi Championship?

Holloway membawa Blackpool ke kompetisi tertinggi di Inggris, apabila bisa membawa Blackpool berada di sana, dirinya akan menjadi Manager of The Year. Apa yang mereka raih saat ini, mungkin sama seperti Hull City 2 musim lalu yang akhirnya bisa bertahan di musim pertamanya di Premier League.

Blackpool sebenarnya belum siap untuk masuk ke divisi utama, klub dan infrastruktur yang mereka miliki saat ini sebenarnya belum siap,untuk ukuran Premier League.

Bermain di Premier League adalah impian semua tim yang berada di bawah asosiasi FA, dan Blackpool tentunya tak ingin menjadi pelengkap saja musim ini di Premier League, mereka setidaknya ingin membiasakan diri untuk tetap berada di sana, yaitu menghindari degradasi sekuat tenaga.

 Mereka harus memperkuat timnya musim ini, apabila masih ingin merasakan manisnya berlaga di divisi utama menghadapi tim-tim besar seperti Manchester United dan Chelsea.

Kemungkinan mereka akan terdegradasi, namun penuh warna, popularitas, dan banyak kejutan.

 

Roy Hodgson

Apakah bisa membawa Liverpool bangkit dari keterpurukan?

Kenyataannya, Liverpool tak pernah menjuarai Liga Inggris sejak tahun 1989. Dan hanya finish sebagai runner up hanya dua kali, musim 2002 dan 2008.

Ini adalah keterpurukan yang panjang untuk tim sebesar ini, berada di posisi kedua musim lalu membuat Liverpool mempunyai mimpi besar dan semakin dekat ke pucuk juara , namun kenyataan berkata lain dan sangat menyakitkan.

Karena kehilangan Xabi Alonso, Liverpool merosot jauh. Dari mengumpulkan poin sebanyak 86, dua musim lalu. Musim terakhir, mereka hanya mengumpulkan poin 63 saja. Dan membawa Liverpool yang ada di posisi dua pada saat itu, merosot jauh setahun setelahnya, posisi tujuh.

Benitez  pun pergi, dan digantikan oleh Hodgson yang sebelumnya melatih Fulham.

Tugas Hodgson adalah membangun kembali The Reds, khususnya di masalah mental mereka. Sang pelatih juga berhasil mempertahankan dua pemain andalan mereka: Steven Gerrard dan Fernando Torres yang diisukan akan hengkang setelah terpuruk. Dirinya pun berhasil memboyong Joe Cole dari Stamford Bridge ke Anfield, dengan gratis.

Liverpool memang tak mempunyai banyak uang saat ini, yang bisa membuat skuadnya lebih kuat. Liverpool hanya menang lima kali di laga tandang mereka, musim lalu.

Apabila Javier Mascherano jadi hengkang, dibutuhkan penggantinya. Selain Cole, Milan Jovanovic akan membuat penyerangan Liverpool musim ini akan semakin kuat.

Ingin menjuarai Liga Inggris mungkin masih berat, mungkin belum musim ini?