Posisi Yang Cocok Bagi Ashley Young

June 25, 2011 oleh Firman Prasetyo
Dilihat sebanyak 12 Kali

Manchester United baru saja meresmikan perekrutan Ashley Young. Gelandang sayap berusia 25 tahun itu ditebus seharga 17 juta Euro dari Aston Villa. Young telah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun di Old Trafford.

Young bisa menjadi jawaban akan kebutuhan United di sektor sayap. Dengan Ryan Giggs yang sudah semakin tua, Young adalah pelapis yang sempurna di sisi kiri lapangan United. Dari 190 kali penampilannya bersama Aston Villa, Young sudah mencetak 38 gol. Hitung juga 2 golnya kala berseragam Three Lions. Young adalah talenta muda yang siap bersinar di level atas. Tapi apakah Young hanya bisa dimainkan di sisi kiri saja? Sebenarnya masih ada beberapa alternatif posisi yang bisa diisi olehnya.

Posisi natural Young adalah sebagai sayap di sisi kiri. Ia merupakan sosok serba guna yang dapat memberi kedalaman di unit serang United. Olah bolanya tergolong kelas satu. Jika ditempatkan di sisi kiri, dipastikan Young akan membuat serangan sayap Setan Merah kian mematikan.

Lalu siapa yang akan dikorbankan jika Young bermain di posisi sayap kiri sejak peluit pertama? Besar kemungkinan itu adalah Nani. Memang benar Nani berandil besar dalam kesuksesan United mengunci gelar ke-19 dengan umpan-umpannya. Namun harus diingat juga jika Nani selalu bermasalah dengan konsistensi. Pemain lain yang dapat turut terancam posisinya adalah Park Ji Sung.

Park memiliki kelebihan sebagai seorang gelandang dengan tiga paru-paru. Mobilitasnya tak usah diragukan lagi. Tapi untuk urusan menyerang, Young masih unggul. Satu kelebihan lain dari Young ialah sisi defensifnya yang lebih baik dari Nani. Dengan ini United akan menjadi unit yang lebih lentur, tidak mengurangi kemampuan untuk menyerang balik kala dipaksa turun bertahan.

Young juga bisa diposisikan di belakang dua striker sebagai gelandang serang. Kemampuannya di sektor ini sudah teruji musim lalu di Villa Park. Young sudah tak lagi canggung melakoni peran barunya ini. Bermain dengan tiga gelandang sejajar dan satu gelandang serang akan menghilangkan sengatan United dari sayap. Namun taktik ini bisa berguna saat menghadapi lawan dengan sektor tengah yang tangguh. Contohnya: Barcelona.

Ashley Young memang belum menjadi jawaban atas kebutuhan United saat ini. Dengan Paul Scholes yang baru saja mengumumkan pensiunnya, Setan Merah masih butuh satu gelandang tengah bertipe menyerang lagi. Tapi tentu saja kehadiran Young akan menambah dimensi alur serang United. Lalu akan dimainkan di sebelah manakah Ashley Young di Manchester United? ”Saya yakin kalau saya adalah pemain yang serbaguna dan saya siap untuk dimainkan di sayap kiri, kanan maupun di tengah,” tukas Young. Kini pilihan ada di tangan Sir Alex. Dan sejarah acap kali mencatat kalau kita seharusnya tidak meragukan pilihannya.