Jika dilihat dari he
ad-to-head kedua tim, mereka nyaris seimbang dan saling mengalahkan satu sama lain di Liga Inggris. Musim ini saja, di pertemuan pertama di kandang Bolton pada Oktober silam, skuad Owen Coyle itu sukses menekuk tim tamu dengan skor 2-1. Namun ketika bermain di Britannia Stadium, Stoke mampu mengalahkan Bolton 2-0.
Hasil itu menjadi patokan bahwa keduanya nyaris seimbang musim ini, dari perolehan poin di klasemen juga keduanya tak terpaut terlalu jauh. Jika Bolton sudah mengumpulkan poin 43, Stoke hanya terpaut lima angka di bawah mereka, dengan 38 poin.
Pada Selasa lalu, Coyle mengajak timnya untuk berkunjung ke Wembley, tempat dimana mereka akan menjalani laga semi final nanti. Hal ini adalah agar para pemain melakukan adaptasi dengan salah satu stadion termegah di Inggris itu.
Di pihak la
wan, skuad asuhan Tony Pulis juga tak ingin menyia-nyiakan kesempatannya untuk bisa merasakan gelar musim ini. Mereka hanya berjarak dua pertandingan saja untuk bisa mengangkat piala di Wembley, sesuatu yang mungkin sudah lama mereka idam-idamkan.
Pertandingan ini dipastikan akan berjalan dengan seru, selain karena kekuatan antara keduanya yang nyaris seimbang, mereka bertedak untuk bisa mencetak sejarah di Wembley. Meskipun setelah mengalahkan lawannya, mereka dipastikan akan bertemu dengan tim kuat dari pertandingan semi final lainnya, antara Manchester United atau Manchester City.
Jika Bolton akan mengandalkan Daniel Sturridge di lini depan mereka, yang sudah mencetak enam gol dari delapan pertandingannya, Stoke tetap akan mengandalkan Kenwyne Jones sendirian di lini depan.
Keduanya akan beradu tajam dan membawa timnya memenangkan gelar musim ini, dalam soal mencetak gol keduanya tak perlu diragukan lagi.
Siapakah yang akan memenangkan pertandingan ini? Jalan menjadi yang terbaik di Wembley masih terbuka lebar, siapapun bisa menjadi juara dan layak menatap gelar, karena tak ada sebuah tim yang beruntung bisa melaju sampai di babak semi final.