Shawcross Serang Balik Opini Wenger

September 7, 2010 oleh Muhajjir Esyaputra
Dilihat sebanyak 14 Kali

Wenger menuduh Shawcross dan bek Stoke lainnya, Robert Huth, sengaja mencederai kiper Totenham Hotspur Huerelho Gomes dalam upaya mereka menyamakan kedudukan dalam laga liga Premier bulan lalu.

Shawcross memang terus menjadi sasaran kritik Wenger setelah timnya tumbang di kandang Stoke dalam musim perdana tim ini di Liga Premier dan lebih parah lagi setelah ia mencederai gelandang Arsenal, Aaron Ramsey, musim lalu.

"Saya tidak masalah jika orang mau mengeluarkan pendapat mereka. Tapi ini bukan pertandingan yang melibatkan pemain-pemainnya. Jadi saya sema sekali tidak mengerti mengapa ia harus mengomentari soal saya dan Huthy" gerutu Shawcross.

"Setelah menyaksikan video itu lagi, tidak ada alasan sama sekali menuduh saya sengaja mencederai Gomes"

"Saya rasa saya tidak melakukannya.Tapi saya tidak mau berkomentar lebih jauh lagi sebelum menyaksikan seluruh video untuk memastikannya"

"Sepertinya ia memang selalu terganggu dengan saya. Sangat aneh melihatnya selalu membawa-bawa nama saya"

"Ia selalu terlihat memiliki masalah dengan Stoke, manajer kami, dan juga beberapa pemain. Kritik tidak pernah mengganggu saya. Kecuali tuduhan yang salah seperti kali ini. Sangat mengecewakan melihat dia harus keluar dan berbicara soal sesuatu yang tidak perlu"

"Ia boleh saja menyatakan ada masalah setiap minggu-nya di Liga Premier, tapi tidak seharusnya ia menyebut satu nama individual"

Stoke memang bereaksi marah setelah komentar Wenger dimuat di situs resmi Arsenal beberapa waktu yang lalu. Mereka langsung melayangkan protes ke Badan Liga Premier, FA, dan Arsenal sendiri.

Komentar ini sendiri akhirnya dihapus dari situs tapi tidak ada tindakan lanjutan yang diambil oleh pihak-pihak berwenang mengenai hal tersebut.

Awal dari masalah ini adalah pernyataan Wenger sebagai berikut, "Hal semacam itu lebih mirip rugby daripada sepakbola. Saat anda melihat bagaimana Shawcross menendang Gomes, dan Huth mendorongnya di dalam gawang, anda tidak bisa menyebut itu pertandingan sepakbola lagi"