Berikut ini adalah kandidat-kandidatnya yang terpilih. Kita bisa mulai dari PFA Young Player Of The Year.
1. Jack Wilshere (Arsenal)

Bintang muda Arsenal asal Inggris ini memang sedang bersinar sepanjang musim. Penampilannya bersama klub dan juga tim nasional terlihat sangat menjanjikan dan membuat orang lupa betapa muda-nya umur pemain yang satu ini. Tekniknya bahkan sempat mengecoh salah satu tim terbaik di dunia, Barcelona, di ajang Liga Champions. Namun sayangnya, peluang meraih gelar di Emirates Stadium musim ini semakin menipis. Tiga harapan sudah menghilang, dan satu lagi masih agak jauh dari genggaman. So, is he worth a prize?
2. Gareth Bale (Tottenham Hotspur)

World’s greatest Left back? Hmmmm… Berbagai pujian memang mengalir ke bek kiri/sayap kiri Spurs ini saat tampil gemilang di beberapa pertandingan. Salah satu contohnya adalah saat membuat Inter Milan terdiam di Liga Champions. Tapi di saat-saat tertentu, ia bisa juga menjadi tidak terdengar sama sekali di lapangan. Contohnya saat dimatikan Rafael ketika menghadapi Manchester United. Bale punya skill yang luar biasa dalam dirinya. Namun ia masih belum menemukan konsistensi yang dibutuhkan.
3. Seamus Coleman (Everton)

Seamus Who? Well… Jika melihat perjalanan Everton musim ini, yang sempat terpuruk di papan bawah namun kini terus bangkit dan menerobos papan tengah klasemen, nama Seamus Coleman akan mencuat. Peranan pemain baru yang mereka dapatkan dengan harga murah ini sangat vital. Meski masih muda, ia mampu mengangkat permainan Everton dan menunjukkan potensi besar yang dimilikinya. Watch out, big clubs are hunting him soon!
4. Joe Hart (Manchester City)

Kontribusi pemain yang satu ini untuk Manchester City memang tidak boleh diragukan lagi. Joe Hart memang masih masuk dalam kategori pemain muda, namun ia sama sekali tidak tergantikan di bawah mistar City dan juga kini tim nasional Inggris. Penyelamatan gemilang sering tercipta dalam pertandingan penting, dan ia juga terkenal sangat tegas memimpin lini belakang. Sebuah modal besar yang membuat City mampu duduk di posisi empat besar klasemen hingga saat ini.
5. Javier Hernandez (Manchester United)

Satu tahun yang lalu ia menandatangani kontrak untuk bergabung dengan Manchester United. Sekarang? Ia masuk dalam nominasi Pemain Muda Terbaik untuk tahun ini. Perkembangan Hernandez –yang biasa disebut Chicharito- sangatlah luar biasa. Ketajamannya di muka gawang sudah menghasilkan 17 gol bagi United. Jumlah yang dahsyat untuk ukuran musim debut seorang pemain muda. Ditambah lagi, ia sering melakukannya setelah masuk sebagai pemain pengganti. A game changer.
6. Samir Nasri (Arsenal)

Satu lagi pemain Arsenal yang bersinar musim ini. Samir Nasri. Pemain asal Prancis ini sangat influential di lini tengah The Gunners. Umpan-umpannya sering mengawali pergerakan cantik yang menjadi ciri khas dan andalan mereka. Ia juga punya kemampuan untuk menciptakan gol-gol ‘jenius’, Semua hal ini sudah dibuktikannya musim ini. Sebagai musim terbaiknya sejauh ini, maka wajar Nasri menembus nominasi ini sekarang.
7. Nani (Manchester United)

Umurnya 24 tahun dan ia masih masuk nominasi PFA Young Player of The Year. Mungkin ini salah satu cara PFA “meminta maaf†karena tidak memasukkannya di kategori utama. Penampilan Nani bersama United musim ini sangat luar biasa. Bukti paling mudah adalah, ia kini memimpin perolehan assist terbanyak di Liga Premier. Jauh di atas nama-nama yang dicalonkan menjadi Player of The Year. Ini juga diimbanginya dengan kemampuan mencetak gol yang cukup baik. This is the best year for him. Dan perannya di United juga sangat vital. A young player award for him? Maybe…
Yap. Itu tadi nominasi untuk Pemain Muda Terbaik Musim ini versi PFA. Siapa yang menjadi pilihan anda untuk menang?
Now. It’s time for the main award: PFA’s Player Of The Year Nominees Are….
1. Charlie Adam (Blackpool)

Di awal musim, tidak ada yang mengenal nama ini. Di awal musim, Blackpool menjadi nama klub yang paling sering diprediksi bakal degradasi. Namun sekarang, Charlie Adam sukses dikenal dan membawa klubnya mampu muncul sebagai klub penuh kejutan dan berbahaya bagi tim manapun. Penampilannya di lini tengah sangat baik dan berpengaruh besar dengan musim Blackpool yang berjalan hebat sejauh ini. Dan ia pun sudah diminati klub-klub besar seperti Liverpool dan Manchester United sekarang. A good pick.
2. Gareth Bale (Tottenham Hotspur)

Okay. Nama ini sudah kita bahas sebelumnya di atas. Penampilan hebat Bale di beberapa pertandingan dan juga sorotan media yang luar biasa padanya membuat pemain ini masuk dalam dua nominasi. Meski jika dilihat lebih dalam lagi, kontribusinya pada Spurs tidak begitu bersinar. Memang keberadaannya di lapangan selalu menambah motivasi bermain dan juga menambah sedikit “fear factor†pada lawan. Namun dari sisi jumlah assist ataupun gol, Bale tidak istimewa musim ini. Dari sisi sorotan media? Luar biasa.
3. Samir Nasri (Arsenal)

Menjalani musim terbaik untuk Arsenal dan masuk dalam dua nominasi sekaligus. Ini adalah sebuah penghargaan yang layak bagi apa yang sudah dicapai oleh Nasri sejauh ini bersama klubnya. Sebagai salah satu pemain yang paling berpengaruh dan juga seringkali menjadi inspirasi bagi permainan klubnya, ia layak disebut sebagai salah satu pemain tengah yang paling berkembang dan juga paling baik untuk musim ini. Win this title? Maybe…
4. Scott Parker (West Ham United)

West Ham memang sedang berjuang keras untuk melepaskan diri dari ancaman degradasi. Dan sepertinya akan sulit untuk dilakukan. Namun mereka tetap berhasil memasukkan satu nama di nominasi ini: Scott Parker. Pemain tengah ini memang menjalani musim yang berat, namun penampilannya tetap menonjol dan di atas rata-rata. Tidak jarang, ia menjadi satu-satunya pemain West Ham yang mampu bersinar dalam pertandingan. Ia juga dihadiahi panggilan ke tim nasional Inggris untuk penampilannya tersebut.
5. Carlos Tevez (Manchester City)

Bagi Manchester City, harta paling berharga mereka ditemukan dari halaman belakang tetangganya. Carlos Tevez. Semenjak pindah dari United, ia selalu menjadi andalan lini depan City untuk mengobrak-abrik lini belakang lawan. Musim ini tidak berbeda. Meski sempat berseteru dengan Roberto Mancini dan mengancam akan pergi, ia tetap memberikan kontribusi yang luar biasa sejauh ini. Dan rasio kemenangan City akan meningkat pesat setiap kali striker asal Argentina ini bermain. A genius? Controversially yes.
6. Nemanja Vidic (Manchester United)

Kapten sekaligus batu karang di lini belakang United. Permainan Nemanja Vidic sejauh ini menjadi salah satu elemen penting yang membantu United untuk duduk nyaman di puncak klasemen. Kepemimpinan dan ketenangannya di lini belakang seringkali membuat lawan frustasi. Meski bukan berarti tanpa cela –di hari yang buruk, Vidic bisa terlihat seperti bek amatir- musim ini pengaruh Vidic di skuad United sangatlah besar. Apalagi dengan berbagai cedera yang kerap menghantam pemain belakang lainnya. Jadi memang layaklah pemain asal Serbia ini mampu menembus nominasi kali ini. To win it? It could be a good bet...
7. Rafael van der Vaart (Tottenham Hospur)

Transfer of the year? Well… One of it at least. Dibeli di detik terakhir jendela transfer musim panas kemarin, Rafael van der Vaart membuktikan dirinya adalah apa yang dibutuhkan oleh Spurs untuk sekarang. Penampilannya luar biasa dan kemampuan mencetak golnya juga tidak kalah hebat. Tanpa butuh waktu lama, ia sudah beradaptasi dengan sempurna di klub barunya. Harry Redknapp akan sangat khawatir jika pemain tengah yang satu ini harus absen. Komando lini tengahnya selalu membuat Spurs tampil lebih baik di musim ini.
So… That’s it! Itu semua nominasi untuk PFA Young Player Of The Year dan juga PFA Player’s Of The Year musim ini. Siapa yang menjadi pilihan kamu?
Sebutin nama yang menjadi pilihan kamu buat dua kategori ini dan juga alasannya di kolom komentar artikel. Dan bisa saja, kamu menjadi pemenang tantangan kita kali ini. Berani ikutan?
Sebelum ikutan ngasih pendapat, baca Term and Conditionnya dulu di sini .