Gol Peter Crouch di leg pertama terbukti sangat berharga. Karena kali ini Spurs sukses bertahan dengan sangat baik dan ‘heroik’ sehingga berhasil memaksa Milan untuk kembali gagal menciptakan gol.
Harry Redknapp sejak sebelum pertandingan sudah berjanji untuk tetap main menyerang. Dan ini dibuktikan Spurs sejak awal. Dengan Aaron Lennon dan Steven Pienaar di sayap, tinggi Crouch membantu tim ini menyerang. Termasuk juga serangan Rafael van Der Vaart.
Dan hanya dalam 15 menit pertama saja, Spurs sudah sukses membuat tiga peluang berbahaya di gawang Milan.

Tapi trio Zlatan Ibrahimovic, Robinho, dan Alexandre Pato tidak mau kalah. Mereka juga mulai terlihat berbahaya dan defense Spurs mulai harus bekerja.
Peluang emas sempat didapat Robinho saat kerja keras Pato membuatnya hanya berhadapan dengan gawang. Tapi ia salah menendang bola dan peluang off-the-line-nya dibuang oleh William Gallas.
Tendangan bebas Van Der Vaart ganti menjadi peluang di sisi lain pertandingan. Sayangnya kali ini hanya mendarat di atap gawang Christian Abbiati.

Pato kemudian kembali membahayakan gawang Gomes. Namun kiper Spurs ini masih cukup tenang untuk menghentikannya.
Milan kemudian terlihat menjadi tim yang lebih menyerang dalam pertandingan ini dan Spurs pun terpaksa bertahan di area mereka sendiri.
Namun, pertahanan tim London Utara ini terlihat sangat menjanjikan.
Babak pertama berakhir, belum ada gol yang tercipta.
Spurs mencoba menyerang lagi di awal babak kedua, namun Crouch kembali membuang peluang dengan tidak bermain egois.
Ancaman Milan masih terus ada dan sangat terasa. Kali ini Robinho kembali menciptakan peluang. Namun kali ini sepakannya melebar.

Gareth Bale akhirnya dimasukkan oleh Redknapp untuk mengamankan pertandingan ini dan menambah naluri menyerang Spurs.
Tapi bukan menyerang yang menjadi pekerjaan mereka tadi malam, tapi bertahan. Dengan waktu semakin menipis, ketegangan semakin meningkat.
Kedua tim menjalankan apa yang harus mereka lakukan. Milan terus melakukan tekanan tanpa henti demi menyamakan agregat, dan Spurs bertahan mati-matian demi lolos ke babak selanjutnya.
Peluang terakhir Milan lagi-lagi didapat oleh Robinho. Tapi tetap tidak berhasil menembus pertahanan luar biasa yang diperagakan oleh Michael Dawson cs. Penampilan Sandro juga luar biasa baik di pertandingan ini, menolong keseimbangan di lini tengah dan bertahan dengan sempurna.
Pertandingan berakhir, White Hart Lane bersorak.

Tottenham Hotspur 0. AC Milan 0.
Sebuah hasil yang cukup untuk membawa Spurs mencatat sebuah sejarah baru. Lolos ke perempat final Liga Champions. Mimpi mereka untuk menciptakan kejutan super besar dengan menjadi juara pun berlanjut.
Sementara bagi Milan, ini melanjutkan tren buruk klub Italia di Liga Champions musim ini. Mereka menyusul Roma yang sudah terdepak duluan kemarin.
Congrats, The Lilywhites!
###YOUTUBE###
Susunan Pemain
Tottenham: Gomes; Corluka, Gallas, Dawson, Assou-Ekotto; Lennon, Sandro, Modric, Pienaar (Jenas 71); Van der Vaart (Bale 66); Crouch (Pavlyuchenko 83)
AC Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Jankulovski (Antonini 70); Boateng (Merkel 76), Flamini (Strasser 87), Seedorf; Pato, Ibrahimovic, Robinho