Berkunjung ke utara, malahan Chelsea yang kali ini berstatus sebagai underdog. Karena dalam delapan pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, Chelsea hanya mampu menang sebanyak dua kali saja.
Penyerang Chelsea, Didier Drogba, menyatakan bahwa tiga pertandingan berikutnya akan menentukan buat Chelsea untuk bisa kembali ke puncak klasemen. Setelah berkunjung ke White Hart Lane, Chelsea akan menjamu Manchester United di Stamford Bridge, lalu kembali ke utara London untuk menantang Arsenal di Emirates.
Sementara, penjaga gaw
ang Tottenham, Heurelho Gomes, percaya bahwa timnya bisa kembali mendapatkan hasil positif saat menjamu Chelsea seperti musim-musim sebelumnya. Menurutnya, mereka sudah membuat rekor yang baik di kandang saat menghadapi Chelsea, dan bisa melakukannya lagi kali ini.
Namun Spurs kemungkinan masih tak akan diperkuat oleh gelandang kreatif mereka, Rafael van der Vaart. Gelandang timnas Belanda itu masih harus berjuang dari cidera hamstring yang dideritanya.
Selain Van Der Vaart, Spurs masih harus kehilangan Jermaine Jenas (cidera betis), dan Niko Kranjcar (hamstring). Sementara kapten Ledley King (paha), Tom Huddlestone (ankle), Jamie O’Hara (punggung), dan Jonathan Woodgate (paha), dipastikan masih tak akan diturunkan karena cidera panjang mereka.
Sedangkan Younes Kaboul telah kembali berlatih, dan kemungkinan akan ada di dalam skuad Spurs. Luka Modric juga sudah kembali, setelah melewatkan laga melawan FC Twente kemarin karena menderita flu.
Di pihak tim tamu, Chelsea sepertinya tak akan mengambil resiko dengan memainkan gelandang Frank Lampard karena pemain tersebut belum pulih benar. Meskipun Lampard sudah kembali berlatih bersama timnya, pasca menjalani operasi hernia beberapa bulan lalu.
Bek kanan
mereka, Jose Bosingwa, menderita robek hamstring pada laga melawan Marseille kemarin. Pemain Portugal ini harus kembali berkutat dengan cidera, setelah musim lalu tak bermain hampir semusim penuh.
Tottenham musim ini bukan hanya menjadi kuda hitam, tapi penantang serius gelar juara. Mereka mampu mengalahkan Arsenal dan Liverpool, tentu saja pasukan Harry Redknapp ini tak boleh dipandang sebelah mata.
Chelsea yang belakangan mengalami grafik penurunan drastis, mematok target kemenangan bertandang ke White Hart Lane. Selain untuk mematahkan sejarah, mereka ingin menjadikan pertandingan ini sebagai titik balik kebangkitan mereka. Perjalanan terasa berat, karena setelah Spurs masih ada Manchester United dan Arsenal berturut-turut harus mereka hadapi.
Mampukah White Hart Lane kembali menjadi kuburan bagi The Blues? Atau malah Chelsea bisa bangkit dan kembali ke jalur kemenangannya? Yang pasti Derby London ini sangat menarik untuk disaksikan, don’t miss it!