Kedua tim terjerembab di dasar klasemen, hampir setengah musim lamanya. Saat ini keduanya, bersama West Ham United adalah calon terkuat terdegradasi musim depan.
Wolves berada di posisi 19, sedangkan Wigan hanya sebaris di atas pasukan Mick McCarthy tersebut. Seperti halnya Wolves, skuad asuhan Roberto Martinez pada paruh awal seperti kesulitan untuk mendapatkan angka.
Wolves terakhir kali bertanding meraih kemenangan, tim yang terakhir kali menjadi lawan mereka adalah Birmingham City. Memanfaatkan dukungan dari suporter tuan rumah, Stephen Hunt mencetak golm tunggal pada pertandingan tersebut.
Namun kemenangan belumlah cukup bagi mereka untuk menanjaki terjalnya klasemen, dan kembali bermain di depan publik sendiri, seharusnya Wolves memanfaatkan keuntungan ini. Peran Hunt di lini tengah Wolves tampaknya akan menjadi sorotan, karena gelandang ini juga mampu dijadikan lumbung gol.
Wigan tak pernah meraih poin penuh di beberapa pertandingan terakhirnya di Premier League, poin penuh terakhir mereka didapatkan ketika menjamu West Bromwich Albion. Setelahnya mereka berturut-turut takluk dari Manc0hester United dan West Ham, tim yang peringkatnya paling buncit di klasemen. Setelah saat menjamu Stoke City dan bertandang ke Everton, mereka hanya mampu bermain imbang.

Sedangkan Wolves sedikit lebih baik dari Wigan, karena berhasil meraih dua kali poin penuh di lima pertandingan terakhir mereka di liga. Setelah kalah berturut-turut dari Bolton Wanderers dan Blackpool, Wolves mampu meraih kemenangan saat menjamu Sunderland. Setelah itu kalah lagi oleh Blackburn Rovers, dan terakhir menang atas Birmingham seperti yang sudah disebutkan di atas.
Dan apa yang akan terjadi, apabila dua tim penghuni zona degradasi ini bertemu? Keduanya akan berpikir, kemenangan adalah hasil yang memungkinkan untuk dicapai. Mereka pasti menganggap, lawannya hanyalah tim lemah penghuni dasar klasemen saja, padahal posisi mereka tak lebih baik.