Menurutnya timnya tak tampil baik saat kalah 2-1 dari lawannya itu. Kesalahan dalam bertahan membuat Ramires mampu mencetak gol pertama di menit-menit awal, sebelum Didier Drogba menggandakan kedudukan pasca turun minum.
Dimasukkannya Andy Carroll di babak kedua membawa perubahan di tubuh Liverpool, namun tak cukup untuk menghentikan Chelsea yang mampu mengangkat piala pada akhirnya. Agger mengatakan di talkSPORT: “Kami tidak tampil baik di 60 menit awal, dan itu tidak baik di sebuah partai final Piala FA.”
Chelsea mendominasi nyaris sepanjang pertandingan, mereka menguasai penguasaan bola tanpa mendapatkan banyak tekanan dari Liverpool. Liverpool baru bisa mencetak gol di 30 menit jelang pertandingan bubar, namun tak mampu menyamakan kedudukan sampai peluit panjang dibunyikan.
Bek tengah timnas Denmark mengaku bahwa penampilan buruk Liverpool lah yang harus disalahkan atas kekalahan ini, bukan dominasi Chelsea. Ia menambahkan: “Faktanya adalah kami kalah 2-1 dan kami kalah bukan karena Chelsea bermain baik, namun karena kami memulai pertandingan dengan sangat buruk. Kami hanya bisa menyalahkan diri kami sendiri.”