Manchester United berhasil mempertahankan tekanan mereka pada Manchester City di puncak klasemen setelah berhasil menaklukkan Arsenal di Emirates Stadium.
Datang dengan beban harus menang karena City beberapa saat sebelumnya baru saja berhasil secara dramatis menghempaskan Tottenham Hotspur, Wayne Rooney cs sadar mereka harus memenangi laga yang satu ini.
Sementara, Arsenal juga memiliki kewajiban untuk membalas dendam kekalahan 2-8 di awal musim dan juga harus mendapatkan titik kebangkitan untuk menghapus dua kekalahan beruntun dari Swansea City dan Fulham.
Pertandingan pada awalnya berlangsung cukup datar. Kedua tim terlihat berhati-hati dan nyaris tidak ada peluang yang berarti.
Namun perlahan tapi pasti, United mulai menguasai permainan dan terus menekan pertahanan Arsenal. Beberapa kali tusukan Nani, Antonio Valencia, dan Ryan Giggs membuat pertahanan tuan rumah keteteran.
Sedikit pukulan bagi tim tamu muncul saat Phil Jones mendadak cedera dan harus diangkut keluar lapangan. Rafael masuk menggantikannya dan daftar cedera pun kembali memanjang.
Usaha keras United akhirnya berhasil menembus pertahanan Arsenal di penghujung babak pertama. Giggs menunjukkan pada Nani bagaimana cara membuat sebuah crossing yang benar. Dan dengan Thomas Vermaelen sedikit tertidur, Antonio Valencia mampu menanduk bola dengan sempurna. 1-0. Emirates terdiam.
Skor ini bertahan hingga babak pertama usai dan teriakan ‘boooo’ terdengar dari berbagai sudut stadion.
Di babak kedua, Arsenal mencoba untuk bangkit dan memaksa United lebih banyak bertahan. Robin Van Persie yang nyaris tidak terlihat di babak pertama, muncul dan tampil cukup gemilang.
Meski begitu, RvP sempat membuang sebuah peluang emas saat tembakannya dari posisi yang sangat menguntungka masih melebar dari gawang Anders Lindegaard.
Kegagalan itu tidak menyurutkan semangat tuan rumah. Dan mereka mendapatkan reward yang dinanti-nantikan.

Berawal dari serangan United yang berhasil dipatahkan lini belakang, Arsenal langsung melancarkan sebuah serangan balik kencang yang berakhir manis di kaki Van Persie. Ia kemudian melepas tembakan mendatar yang melewati kolong Johnny Evans dan jauh dari jangkauan Lindegaard. 1-1.
Tersentak dengan gol ini, sang juara bertahan kembali lagi mencoba untuk menguasai serangan. Hal yang diimbangi juga dengan permainan menyerang ala Arsenal yang sudah dipenuhi rasa percaya diri. Hasilnya? Sebuah pertandingan terbuka.
Dan akhirnya, United lah yang berhasil memecahkan kebuntuan. Lini belakang Arsenal yang penuh celah berhasil diacak-acak oleh Valencia dan diakhiri dengan sebuah crossing mendatar di dalam kotak penalty. Danny Welbeck menyelesaikannya. 2-1.

Dalam sisa pertandingan, kedua tim mencoba untuk menambah gol. Upaya serangan The Gunners sayangnya menemui jalan buntu. Sementara United pun lebih banyak mengontrol bola di lini tengah, dan mengamankan hasil yang sudah mereka dapat.
Peluit panjang berbunyi, tidak ada yang berubah. United berhasil kembali berada dalam jarak tiga poin dari pimpinan Manchester City, dan Arsenal tertahan di posisi kelima klasemen –dengan tiga kekalahan beruntun yang mereka dapatkan.
Full Time. Arsenal 1. Manchester United 2.