Denis Stracqualursi dan Marouane Fellaini menjadi pahlawan bagi Merseyside Biru tersebut setelah sebelumnya Danny Murphy membawa tim tamu unggul lebih dahul melalui penaltinya.

Pertandingan baru berjalan kurang dari lima belas menit saat Howard Webb untuk kesekian kalinya merugikan John Heitinga. Kali ini, sang wasit menganggap orang Belanda yang diusirnya saat Final Piala Dunia kemarin itu melakukan handball di kotak penalti. Walaupun replay menunjukkan hal tersebut sangat tidak disengaja, Webb tetap memberikan hadiah penalti dan kartu kuning.
Danny Murphy dengan tenang memanfaatkan peluang tersebut dan membuat para fans Everton berpikir malam mereka akan buruk. 1-0.
Goodison Park yang sempat terdiam selama beberapa saat akhirnya meledak di menit ke 27 saat Stracqualursi berhasil menciptakan gol perdananya untuk Everton.
Memanfaatkan crossing Landon Donovan, orang Argentina ini melepaskan sebuah flick yang berhasil menembus gawang Fulham. 1-1. Dan ia pun merayakannya dengan menangis.
Hasil 1-1 ini pun bertahan hingga babak pertama usai.
Serangan Everton masih berlanjut di babak kedua. Dan meski mengalami kesulitan mencetak gol sepanjang musim ini –seolah ada batu besar yang menyumbat perolehan gol mereka. Pasukan David Moyes ini akhirnya berhasil mencetak gol kedua.
Donovan kembali lagi menjadi otak gol penentu ini. Umpannya dimanfaatkan dengan sempurna oleh kepala Fellaini dan membuat para fans tuan rumah kembali berteriak kegirangan di menit ke 73.
Bahkan Everton nyaris bisa menciptakan gol ketiga mereka –sesuatu yang belum bisa dilakukan musim ini- melalui peluang luar biasa Tim Cahill yang dihentikan secara luar biasa juga oleh David Stockdale.
Dan hingga pertandingan berakhir, tuan rumah berhasil mempertahan keunggulan mereka dan meletakkan diri di babak kelima Piala FA.
Full Time: Everton 2. Fulham 1.