
Kemenangan menjadi warna yang sangat dominan belakangan ini dalam Sunderland. Kedatangan manajer baru, Martin O’Neill, mengubah peruntungan mereka 180 derajat dan kini merangsek naik ke papan atas klasemen.
Stoke City, Swansea City, Norwich City, hingga Manchester City adalah daftar korban-korban kehebatan Sunderland dalam beberapa pekan terakhir. Dan Arsenal –yang penampilannya naik turun layaknya rollercoaster- harus waspada penuh pada tim penuh kejutan yang satu ini.
Tidak ada satu nama yang benar-benar dominan di dalam tim ini. Itulah yang membuat John O’Shea cs menjadi sangat solid dan tidak mudah ditebak. Kejeniusan O’Neill di belakang layar juga membuat mereka kini duduk di posisi delapan. Hanya tujuh poin di belakang Arsenal. Kemenangan di Stadium of Light akan memotong selisih menjadi empat.
Sementara Arsenal juga datang dengan momentum positif mereka sendiri. Kemenangan 7-1 atas Blackburn Rovers di akhir pekan lalu. Kemenangan perdana mereka di tahun 2012 dan dilakukan dengan penuh gaya.
Robin van Persie kembali lagi menjadi pahlawan. Dan nama ini akan kembali menjadi andalan utama di lini depan Arsenal untuk mengacak-acak pertahanan tuan rumah. Ditambah lagi kini ada Alex Oxlade-Chamberlain yang muda, penuh semangat, dan tajam.
Sayang, konsentrasi anak-anak asuh Arsene Wenger ini bisa jadi sedikit terpecah. AC Milan menanti mereka di Liga Champions pada pertengahan minggu nanti. Karena itu, bisa dimengerti jika ada beberapa perubahan dalam skuad. Meski tiga poin tetap menjadi harga mati jika The Gunners ingin tetap bertarung di memperebutkan posisi keempat.
Pendulum mungkin akan tetap lebih berat ke Arsenal. Namun dengan berbagai hasil positif yang mereka raih belakangan ini, sulit rasanya menghapuskan Sunderland dalam pertarungan kali ini.