Richards Tutup Akun Twitter Karena Jadi Target Kekerasan Rasial

February 11, 2012 oleh Malvino Gladwin Mambu
Dilihat sebanyak 10 Kali
Pihak kepolisian sedang menginvestigasi kasus itu, setelah bek Manchester City itu menjadi target kekerasan rasial di situs pertemanan tersebut. Richards pun memutuskan untuk menutup akun Twitter miliknya secara permanen, meski ia harus kehilangan interaksi dengan fans City.

Sebuah sumber yang cukup dekat dengan pemain kelahiran 23 tahun lalu itu mengatakan: “Micah menikmati komunikasi langsung dan juga saling mengejek dengan para fans, terlebih dengan fans Manchester City.” “Di beberapa bulan belakangan, kekerasan rasial pun semakin meningkat padanya. Dan ia memutuskan untuk mengakhirinya.”

Belakangan kekerasan rasial pun marak di sepakbola, bahkan di Twitter banyak pemain yang sering menjadi target kekerasan rasial tersebut. Sebut saja Djibril Cisse, Louis Saha, dan juga Frazier Campbell. Polisi sudah menyelidiki kasus Richards ini sejak November, dan proses investigasi ini pun masih terus berjalan.