
Striker Wigan berdarah Kolombia itu nyaris bergabung dengan Spurs di pekan ini, bahkan kemungkinan untuk bisa meminjam dirinya masih dibicarakan sampai menit-menit akhir menjelang penutupan bursa transfer.
Namun tampaknya proposal untuk sang pemain datang terlambat, karena pelatih Wigan, Roberto Martinez, belum sempat mencari pemain yang bisa menggantikan posisi Rodallega. Wigan tahu bahwa Rodallega bisa meninggalkan mereka secara cuma-cuma di akhir musim nanti, karena kontraknya habis.
Wigan menolak tawaran sebesar 4 juta Pounds dari QPR yang juga berminat pada sang pemain, karena mereka tak ingin menjual Rodallega pada sesama tim yang berjuang di zona degradasi.
Namun Spurs akan mendapatkan saingan berat, pasalnya Fulham juga serius ingin mendatangkannya ke London. Di akhir musim nanti, mereka siap menyaingi Spurs yang berminat pada striker berambut unik itu.
Rodallega sudah diizinkan untuk berbicara dengan klub dari luar negeri untuk membicarakan pra kontrak mulai sekarang sampai akhir musim nanti.