EXCLUSIVE! Interview With IMUSA

10/02/2010

Oleh: Pangeran Siahaan

IMUSA (Independent Manchester United Supporters Association) adalah organisasi suporter tertua di Inggris yang bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak suporter Manchester United. Djarum-super.com berkesempatan mewawancarai chairman IMUSA, Mark Longden, via internet pekan lalu.

IMUSA dibentuk pada bulan April 1995 pada sebuah pertemuan dadakan di Hotel Gorse Hill, Manchester. Pertemuan itu diadakan sebagai respon atas sebuah pengumuman yang mengganggu suporter pada pertandingan kandang melawan Arsenal, mengharuskan para fans di K-Stand (salah satu bagian di East Stand, Old Trafford) untuk duduk selama pertandingan atau dikeluarkan dari stadion.

Walaupun Manchester United terus menerus mendulang kesuksesan di lapangan, banyak suporter fanatik United yang tidak puas dengan sikap dewan direksi klub kepada para fans yang hadir di stadion. Makin lama para suporter merasa makin terbentang jarak antara klub dan suporter United sejati. Misi IMUSA adalah menyalurkan aspirasi dari para suporter dan memperjuangkan hak-hak mereka sebagai penonton sepakbola.

Sebagai organisasi yang menjadi corong aspirasi para suporter, IMUSA adalah penentang nomor satu kehadiran keluarga Glazer di Manchester United. Bersama-sama dengan MUST (Manchester United Supporters Trust), IMUSA adalah pionir Green & Gold Movement yang bertujuan sebagai bentuk protes terhadap kehadiran Glazer di United dengan cara memakai atribut berwarna hijau dan emas, warna Newton Heath, cikal bakal Manchester United.

IMUSA percaya bahwa Green & Gold Movement adalah suatu metode efektif untuk mengekspresikan ketidaksetujuan para suporter Manchester United atas kehadiran Glazer sekaligus memberitahu kepada khalayak global.

Kontributor djarum-super.com, Pangeran Siahaan, mewawancarai Chairman IMUSA, Mark Longden, pekan lalu untuk anda.

-          Sir Alex Ferguson telah mengutarakan pendapatnya mengenai gerakan resistensi anti-Glazer di United dan tidak bisa disimpulkan bila ia mendukung Green & Gold Movement. Bagaimana IMUSA menyikapi hal tersebut?

Mark Longden: Kenyataan bahwa Fergie mencapai prestasi terbaik sejak tahun 2006 walaupun kondisi tidak kondusif dengan kehadiran Glazers menegaskan bahwa Fergie adalah manajer terbaik sepanjang masa. Kami tidak mempermasalahkannya.

-          Ada sebuah petisi online yang memprotes privatisasi klub-klub Premier League yang dipicu oleh sentimen anti-Glazer di United dan menyarankan intervensi pemerintah Inggris untuk mengatasi masalah tersebut. Seberapa efektif hal tersebut?

Mark Longden: Bisa menjadi sangat efektif menjelang tahun pemilu di Inggris, bila didukung dengan aktivitas politik lainnya.

-          Pemilik klub asal Amerika Serikat lainnya, Randy Lerner, sejauh ini tidak begitu bermasalah di Aston Villa. Mereka tetap berperforma baik dan keuangannya tidak dalam kondisi buruk. Apa yang membedakannya dengan Glazer di United?

Mark Longden: Tidak banyak yang berbeda, hanya ia memiliki hutang yang lebih sedikit. Walaupun begitu, satu-satunya alasan ia berada di Villa adalah karena ia bisa mengeruk keuntungan di sana.

-          Adakah pemain United yang, baik secara terbuka atau tertutup, mendukung IMUSA, Green & Gold Movement, dan resistensi terhadap Glazer?

Mark Longden: Sejauh yang saya tahu, tidak ada. Kalkun tidak mendukung Natal, anda tahu.

-          Rumor bahwa para suporter di Stretford End, Old Trafford, akan sengaja masuk terlambat ke stadion sebagai wujud protes terhadap Glazer berhembus kencang. Apakah hal tersebut benar-benar akan terjadi? Tidakkah itu akan mengganggu moral pemain United?

Mark Longden: Saya tidak yakin apakah hal tersebut akan benar-benar terjadi, tapi saya ragu hal tersebut akan berdampak negatif pada mental pemain profesional.

-          Bagaimana perspektif IMUSA mengenai FC United of Manchester (klub independen yang dibentuk para suporter United sebagai bentuk protes anti-Glazer)?

Mark Longden: Semoga beruntung bagi mereka. Kami sangat mengerti alasan mereka mendirikan klub tersebut.

-          Apa yang dapat dilakukan oleh para suporter Manchester United di luar Inggris, terlebih di Asia, untuk mendukung gerakan anti-Glazer?

Mark Longden: Berhenti membeli merchandise Manchester United dan memakai Green & Gold.

-          Apa yang akan dilakukan IMUSA bila Glazer berhasil hengkang dari United tapi kehadirannya digantikan oleh miliarder lainnya?

Mark Longden: Kami mendukung sepenuhnya mengenai kemungkinan pergantian kepemilikan di Manchester United. Tapi harus diingat bahwa kami hanya mendukung perpindahan kepemilikan yang akan memberikan dampak positif bagi Manchester United Football Club, di mana kepentingan klub diletakkan sebagai prioritas.

Pemilik baru yang hanya mementingkan benefit bagi dirinya sendiri hanya sama tamaknya dengan Glazer dan akan menjadi suatu hal yang menjijikkan bagi kami.

IMUSA menawarkan dukungan penuh dan komitmen total bagi mereka yang tertarik membeli kepemilikan Manchester United dengan term sebagai berikut:

  1. Menyisihkan setidaknya 25 % saham klub bagi badan independen yang terdiri dari perwakilan suporter dan representatif dari komunitas lokal, agar tidak ada dominasi total seperti yang dilakukan Glazer.
  2. Membentuk secara demokratis dan transparan forum yang terdiri dari para suporter yang berkewenangan untuk mempengaruhi pengambilan keputusan yang berhubungan langsung dengan suporter.
  3. Menyetujui program rencana penurunan dan rekonfigurasi harga tiket stadion yang telah dimulai tahun 2005 oleh IMUSA dan pihak klub, tapi berhenti di tengah jalan menyusul kehadiran Glazer.

-          Pemilik Liverpool asal Amerika Serikat, Tom Hicks dan George Gillet juga dibenci oleh para suporter karena kehadiran mereka tidak menguntungkan Liverpool. Ada wacana bagi para suporter United untuk melakukan aksi bersama Spirit of Shankly dan suporter Liverpool lainnya untuk memprotes kehadiran para pemilik klub asal Amerika Serikat. Mungkinkah wacana tersebut direalisasikan?

Mark Longden: Tentu, itu adalah sesuatu yang sudah kami sarankan dari dulu. Kami harus mengklaim balik olahraga sepakbola kami dan mengklaim kembali klub yang kami cintai, lalu kami bisa kembali membenci satu sama lain sesudahnya.

Sekilas mengenai Mark Longden.

Mark Longden adalah suporter Manchester United yang menghadiri pertandingan pertamanya di Old Trafford pada tahun 1966. Selama bertahun-tahun, Mark selalu hadir di pertandingan, mendukung United, lalu pulang ke rumah. Kesuksesan United selama dekade 90-an membuat United tidak membutuhkan lagi suporter tradisional seperti dirinya karena popularitas yang sudah mendunia. Ia merasa suporter tradisional United, yang sudah mendukung United sebelum Paul Gascoigne menangis di Italia tahun 1990, semakin termarjinalisasi dan terabaikan.

Mark bergabung dengan IMUSA tahun 1995 dan ditunjuk sebagai Chairman. Ia percaya bahwa satu-satunya cara agar suporter bisa menang melawan komersialisasi sepakbola adalah dengan cara bersatu dan berjuang.

Selain menjadi chairman IMUSA, ia juga menjabat sebagai staf FSF (Football Supporters Federation) di Inggris.


Komentari artikel ini dan kumpulkan poin di account elo (max 10 poin per hari untuk point komentar).Selebihnya komentar elo tidak mendapatkan poin. Poin yang terkumpul dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik di Collections Super Soccer. Belum terdaftar sebagai member www.supersoccer.co.id? segeralah mendaftar di sini dan segera kumpulkan poin supaya bisa cepat belanja.