Beberapa pekan silam, Sriwijaya FC begitu kokoh di puncak klasemen sementara Indonesia Super League 2011/2012. Akan tetapi, kini tim kebanggaan warga Palembang, terlempar ke posisi ketiga setelah Persipura Jayapura dan Persiwa Wamena. Dua kekalahan di partai tandang membuat tim berjuluk Laskar Wong Kito harus bekerja ekstra keras lagi untuk kembali ke posisi puncak.
Pelatih Kas Hartadi dan seluruh pemain bertekad mewujudkan hal tersebut dan salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah dengan meraup tiga angka dari Persidafon Dafonsoro. Sore nanti, Sabtu (4/2), Keith Kayamba Gumbs dan kawan-kawan akan menjamu tim asal Papua itu di Stadion Jakabaring. Kas hakul yakin, Sriwijaya FC bisa meraup tiga angka. "Saya optimistis, kami akan kembali memuncaki klasemen," kata Kas.
Persidafon berada jauh di bawah Sriwijaya FC. Gabus Sentani, masih berkutat di papan bawah. Tim asuhan Serge Dubrovin bercokol di peringkat ke-13. Hanya saja, Kas tak mau jumawa. Persidafon, kata pelatih asal Solo, tetap menjadi ancaman bagi Sriwijaya FC. Bukan tak mungkin, Persidafon yang tak diunggulkan akan bermain lebih lepas dan tanpa beban. "Jadi tak ada istilah menganggap remeh. Kami memperlakukan Persidafon seperti klub-klub lainnya. Kami tak mau anggap remeh," kata Kas.
Kas mewaspada dua penyerang Persidafon, Ngon A Djam dan Patrich Wanggai. Kedua pemain ini akan mendapat pengawalan ekstra ketat. “Keduanya termasuk yang pergerakannya harus diwaspadai,†kata Kas. Menurut Kas, Persidafon memiliki pemain-pemain berpengalaman lainnya, yakni Eduard Ivakdalam, Christian Worabay, dan Erick Bayemi. Worabay bahkan pernah membela Sriwijaya FC ketika tim tersebut ditukangi Rahmad Darmawan.