
Jika selama ini predikat sebagai klub terbaik di dunia hanya diberikan oleh media atau diberikan oleh tokoh-tokoh sepakbola yang berkomentar di media, kini Barcelona boleh berbangga hati karena Blaugrana kini telah resmi menjadi klub terbaik di dunia dengan menjadi juara Piala Dunia Antar Klub setelah mampu mengalahkan Santos di partai final sore tadi (18/12). Kedigdayaan Barcelona tak mampu dihentikan oleh Neymar dkk., dan jawara Copa Libertadores 2011 ini pun harus menyerah 0-4.
Lionel Messi menjadi bintang utama di pertandingan ini dengan dua golnya. Sementara itu, bintang Santos, Neymar, yang sebenarnya sangat dinantikan aksi-aksi hebatnya di atas lapangan malah tampil melempem akibat kurangnya pasokan bola yang ia dapatkan di sepanjang pertandingan. Taktik Pep Guardiola untuk membuat Neymar terisolasi dari permainan Santos sukses besar karena Neymar memang sama sekali kesulitan untuk mendapatkan bola dari lini tengah.
Betapa tidak berimbangnya kekuatan antara kedua tim sendiri sudah terlihat sejak awal pertandingan. Tiki-taka ala Lionel Messi dkk. sukses besar untuk membuat para pemain bertahan Santos kebingungan dan kerap membuat kesalahan di daerahnya sendiri. Barca pun dengan mudah bisa mendominasi penguasaan bola hingga sempat menyentuh di atas 75% berbanding 25%. Tak adanya pemain di lini tengah Santos yang mampu mengimbangi permainan Busquets-Xavi-Iniesta-Thiago membuat Barcelona tak terhadang untuk terus memutar bola mencari celah di pertahanan Santos.
Hasilnya, di menit ke-17, Messi akhirnya berhasil membuka keunggulan setelah beberapa kali peluang Barcelona gagal. Umpan terobosan yang cantik dari Xavi berhasil diubah menjadi sebuah gol lewat sebuah tendangan chip nan indah dari striker Argentina tersebut. Usaha Bruno Rodrigo untuk mencegah bola masuk ke gawang pun tetap gagal dilakukan. 0-1.

Hanya dalam waktu kurang lebih lima-enam menit, Barcelona kembali menambah keunggulan, kali ini lewat Xavi sendiri. Umpan silang Daniel Alves yang gagal dihalau oleh pemain-pemain Santos mampu diselesaikan dengan mudah lewat sontekannya yang mampu menaklukkan Rafael.
Santos sempat mengancam gawang Barcelona lewat usaha yang dilakukan oleh Borges, namun tendangannya masih mampu ditahan dengan mudah oleh Victor Valdes. Sebelumnya, usaha Neymar untuk menembus pertahanan Barca pun berulang kali gagal karena ketika Neymar mendapatkan bola, beberapa pemain belakang Barca langsung dengan sigap mencoba menghentikannya.
Beberapa menit sebelum jeda pertandingan babak pertama, Barcelona kembali menegaskan kedigdayaan mereka lewat gol gelandang barunya, Cesc Fabregas. Rafael sebenarnya bermain bagus dengan beberapa kali menghalau usaha Barcelona, namun bola muntah berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Fabregas dan membuat kedudukan menjadi 0-3.
Di babak kedua, Barcelona kembali mampu membuat peluang berbahaya ketika babak kedua belum berjalan satu menit. Setelah Fabregas mampu mencuri bola dari Edu Dracena, bola kemudian mengarah ke Messi sebelum akhirnya ia melepaskan umpan silang kepada Fabregas. Sayang, usahanya untuk mensontek bola ke dalam gawang masih mampu digagalkan salah seorang bek Santos.
Klub asal Brasil ini sebenarnya mulai agak bangkit di awal babak kedua dengan beberapa kali membuat peluang, salah satunya lewat sundulan Neymar. Sayang, meski sempat membuat lini belakang Barcelona kelimpungan, penyelesaian akhir yang buruk menjadi problem tersendiri bagi Borges dkk.
Namun secara keseluruhan, Barcelona tetap terus mendominasi jalannya pertandingan. Di menit ke-82, Messi mampu mencetak gol keempat sekaligus melengkapi pesta Barcelona malam tadi. Umpan pendek dari Daniel Alves di dalam kotak penalti mampu dengan cepat dimanfaatkan oleh Messi untuk melewati Rafael dan menceploskan bola ke gawang kosong. 0-4. Game over.

Barcelona menjadi tim pertama yang mampu memenangkan Piala Dunia Antar Klub sejak pertama kali digelar pada tahun 2000. Sebelumnya, Barcelona juga menjadi jawara pada tahun 2009 setelah mengalahkan tim Argentina, Estudiantes di partai final. Kemenangan 4-0 tersebut juga menjadi kemenangan dengan selisih gol terbesar di sebuah partai final Piala Dunia Antar Klub. Sebuah bukti kedigdayaan Barcelona.
Pesta Barcelona pun dilengkapi dengan Golden Ball Club World Cup sebagai simbol pemain terbaik yang diraih oleh Lionel Messi, dan Silver Ball yang diraih oleh Xavi. Sementara Barcelona sendiri ditetapkan sebagai tim ter-fair play di kejuaraan ini. Messi bersama Adriano pun menjadi top skorer turnamen dengan dua gol. Selamat, Barcelona!
Santos – Barcelona footyroom.com by footyroom
Susunan Pemain:
Santos: Rafael; Edu Dracena, Leo, Danilo (Elano 30′), Durval, Bruno, Arouca, Henrique, Ganso (Ibson 82′), Borges (Alan Kardec 79′), Neymar
Barcelona: Valdes; Pique (Mascherano 56′), Puyol (Fontas 84′), Abidal, Alves; Busquets, Xavi, Iniesta, Thiago (Pedro 78′), Fabregas, Messi