Inggris masih punya dua klub tersisa di Liga Champions. Dan tiga klub di Europa League. Dan kelima klub ini mendapatkan undian yang lumayan mengerikan saat drawing kemarin di Nyon.
Arsenal dan Chelsea yang berjuang di Liga Champions akan berhadapan dengan dua wakil Serie A, AC Milan dan Napoli. Jelas bukan sebuah pekerjaan yang mudah.

Di kasta kedua, duo Manchester juga mendapat undian yang jauh dari sederhana. City harus menghadapi juara bertahan FC Porto dan United diladeni Ajax Amsterdam. Sedangkan Stoke City ?satu satunya wakil Inggris yang survive dari penyisihan grup Europa League- mendapatkan Valencia.
Sebuah undian yang cukup membuat orang paling optimis sekalipun akan menghela napas dan menghitung ulang peluang kejayaan tim-tim EPL di Eropa untuk musim ini. Mari kita coba lihat satu per satu pertandingannya.
Chelsea vs Napoli
Battle of The Blues. Chelsea harus menghadapi tim yang mematikan mimpi Manchester City untuk bermain di kasta tertinggi. Dan Napoli adalah salah satu tim yang paling bersinar sepanjang musim ini. Permainan menyerang mereka berbahaya dan pertahanannya juga gemilang.
Jika Chelsea terus mempertahankan performa rollercoaster mereka hingga bulan Februari nanti, maka peluang untuk menghantam Napoli akan sangat sulit. Dengan catatan, Napoli juga mampu menjaga konsistensi mereka. This will be a real good match.
AC Milan vs Arsenal
Arsenal mendapatkan tantangan yang besar meskipun berhasil lolos dengan status juara grup. AC Milan. Scudetto Serie A musim lalu ini jelas akan jadi tantangan besar bagi Robin van Persie dan kawan-kawan. Performa mereka memang sedang menanjak, tapi dengan bulan Februari yang masih lama ?Arsenal punya kebiasaan kehilangan performa setelah pertengahan musim berakhir- maka Arsene Wenger punya PR cukup besar.
Meski begitu, The Gunners punya rekor yang cukup positif. Mereka tidak pernah terkalahkan di UCL setiap kali bertemu dengan tim-tim dari tanah Italia. Sesuatu yang jelas ingin mereka pertahankan dalam duel seru nanti.
Manchester City vs FC Porto

Tim kaya raya ini harus rela turun kasta di Eropa dan… bertemu dengan juara bertahan. FC Porto akan menjadi hadangan besar untuk ambis anak-anak asuhan Roberto Mancini ini untuk memenangi trofi Europa League musim ini.
Namun dengan deretan nama besar yang dimiliki City, siapapun pemain yang diturunkan rasanya akan tetap berada di atas Porto. Ditambah lagi, ini Porto yang berbeda dengan musim lalu, yang masih berada di bawah Andre Villas-Boas. Jika segalanya berjalan normal, City bisa lolos mulus. Then again, tidak banyak hal yang berjalan normal di Eropa musim ini.
Manchester United vs Ajax Amsterdam
Ini adalah peluang perdana United untuk mencicipi ajang Europa League semenjak turnamen ini berganti nama. Dan mereka langsung harus meladeni salah satu tim terbaik yang dimiliki Liga Belanda, Ajax Amsterdam.
Benturan permainan menyerang dan terbuka akan sangat diharapkan terjadi. Dan dengan melihat materi pemain yang dimiliki, seharusnya United bisa melewati babak 32 besar ini dengan cukup mulus. Kecuali mereka memutuskan untuk menyulitkan diri sendiri dengan memainkan para pemain muda atau lapis kedua. Peluang kejutan Ajax juga terbuka cukup lebar. Cukup dua kata: Remember Basel?
Stoke City vs Valencia
Dan paket kejutan itu pun akhirnya dikirim ke tanah Spanyol. Sepakbola khas Inggris yang menjadi pegangan pasukan Tony Pulis ini akan mendapatkan ujian berat saat menghadapi Valencia yang ?sedikit- lebih diunggulkan.
Perjalanan Stoke di Europa League musim ini sebenarnya jauh dari kata buruk. Mereka tidak terkalahkan di lima pertandingan pertama, sebelum akhirnya tumbang dari Besiktas saat Pulis memutuskan mengganti 11 pemain intinya. Itupun dipicu dengan sebuah kartu merah. Karena itu, rasanya kita bisa berharap kejutan Stoke bisa terlihat lagi saat diladeni Valencia.
Melihat semua pertandingan di atas, tidak ada pertandingan mudah yang dihadapi oleh wakil-wakil EPL ini di Eropa. Peluang untuk mendapatkan gelar – entah itu Liga Champions ataupun Europa League- masih sangat berat.
But then again, tidak ada yang tidak mungkin di Eropa musim ini kan? Let?s pause our excitement and wait patiently until February, then!